Legislatif

Roy Suryo Sarankan Para Menteri Jokowi Gunakan Mobil Rental

Anggota Komisi I DPR RI Roy Suryo saat ditemui di kantor Indikator, Jakarta Pusat, Rabu (23/1/2019).(KOMPAS.com/Devina Halim

Politikus Partai Demokrat Roy Suryo mengkritik besaran anggaran yang akan digunakan untuk membeli mobil dinas baru bagi jajaran menteri kabinet Presiden Joko Widodo (Jokowi) periode 2019-2024.

Roy menilai tidak tepat jika besaran anggaran untuk mobil dinas baru mencapai ratusan miliar, mengingat saat ini tengah terjadi resesi ekonomi.

Baca Juga: Dahnil Anzar: Bang Fadli Tak Bersedia Jadi Menteri Jokowi

“Kalau menurut saya, wacana pembelian mobil menteri atau bahkan saya dengar sudah lelang sejumlah ratusan miliar ini kurang tepat. Kurang tepat karena apa? Menteri itu adalah jabatan publik yang tidak lama sebenarnya masa jabatannya,” kata Roy di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (22/8/2019).

Menurut Roy, pembelian mobil dinas baru tidak sepadan dengan masa jabatan menteri yang tidak terlalu lama. Selain itu, ada kemungkinan seorang menteri akan diganti sebelum habis masa jabatannya jika kinerjanya dinilai tak memuaskan.

Ia pun menyarankan agar pemerintah menggunakan jasa rental atau sewa untuk memenuhi kebutuhan mobil dinas para menteri.

Baca Juga: PAN Klaim Dukung Pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Tanpa Pamrih

“Bagi saya, sangat tidak worth it untuk membeli mobil baru, lebih baik adalah menggunakan jasa rental. Rental atau misalnya pemerintah menyewa saja. Toh, menteri itu kadang-kadang juga tidak full masa jabatannya. Apalagi Pak Jokowi kan terkenal orang yang efisien, praktis gitu ya. Kadang-kadang kalau tidak cocok dengan orang, bisa saja mungkin kinerjanya kurang bagus, diganti,” kata Roy.

Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga itu berpendapat cara tersebut akan lebih efisien dari sisi anggaran.

Dengan menggunakan jasa rental, pemerintah tidak perlu mengalokasikan anggaran untuk perawatan mobil dinas.

“Jadi saran saya selagi di tengah kondisi resesi ekonomi ini, lebih baik gunakan mobil rental, rental itu tidak ada biaya perawatan, tidak ada nanti dilelang untuk dijual kembali, lebih efisien dan lebih menghemat biaya,” ucap Roy.

Diberitakan, para menteri Presiden Joko Widodo (Jokowi) periode 2019-2024 akan mendapatkan mobil dinas baru. Anggaran untuk pengadaan mobil ini lebih dari Rp 147 miliar.

Baca Juga: Rocky Gerung: Buat Apa Ibu Kota Baru? Memerintah Bisa Dari Smartphone

Dikutip dari laman resmi Sistem Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE), Rabu (21/8), pemerintah telah melakukan Pengadaan Kendaraan Menteri Negara/Pejabat Setingkat Menteri. Pengadaan ini dimulai pada 19 Maret 2019 dan kini lelang tender tersebut sudah selesai.

Lelang tender ini dimenangi PT Astra International Tbk-Tso dengan harga Rp 147.229.317.000. Masih merujuk laman LPSE, saat ini semua tahapan lelang tender sudah terlewati oleh PT Astra, dari Pembuktian Kualifikasi hingga Penandatanganan Kontrak.

Adapun sejak era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) hingga periode 2019 ini, mobil dinas para menteri belum pernah ganti, atau tetap menggunakan Toyota Crown Royal Saloon.

Loading...