Pemilu, Pilpres

Jika PAN Gabung Jokowi, Amien Rais: Aib dan Hina di Hadapan Allah

Ketua Dewan Kehormatan PAN, Amien Rais (Foto: Hesti Rika/CNN Indonesia)

Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais menyebut partainya nanti akan terhina di mata Tuhan jika memilih bergabung dengan koalisi pemerintahan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) periode 2019-2024.

Hal itu disampaikan Amien lewat sepucuk surat yang dibacakan kader senior PAN Icu Zukafril dalam acara Focus Group Discussion (FGD) bertema Oposisi Tugas Suci Amanat Rakyat 2019, Padepokan Pencak Silat TMII, Jakarta Timur, Jumat (3/8/2019).

Baca Juga: PKB: Bangsa Indonesia Butuh Kritik Amien Rais

“Alangkah aib dan malu, serta hina dina PAN di hadapan Allah YME. Kita gadaikan aqidah dan politik kita untuk kepentingan sesaat, sedangkan masa depan PAN sungguh tragis dan tidak ada lagi jalan kembali,” tulis Amien.

Dalam surat tersebut, Mantan Ketua MPR RI itu menyebut ekonomi yang dijalankan dalam pemerintahan Jokowi jauh dari prinsip adil dan keadilan yang tercantum dalam Pasal 33 UUD 1945 dan Pancasila. PAN akan berlumur dosa sejarah jika ikut di dalamnya, kata Amien.

Amien bahkan menyebut di bawah pemerintahan Jokowi seluruh politik ekonomi Indonesia akan disubordinasikan di bawah kepentingan negara lain.

“Semua politik ekonomi Cina. Sementara kepentingan rakyat sendiri hanya dipidatokan untuk lip service dan peninabobok masyarakat luas,” ucap Amien.

Baca Juga: Tetap Jadi Oposisi, Amien Rais Beri Kesempatan Jokowi Pimpin 5 Tahun Lagi

Oleh karena itu, Amien berharap partainya mengambil jalur oposisi karena lebih hormat dan bermartabat. Amien juga berkata jalur oposisi diridai Allah SWT dan didukung mayoritas pemilih PAN.

“Kalau PAN mendukung tanpa syarat pemerintahan Jokowi, masyarakat luas sangat sinis, dan jangan harap PAN bisa lolos threshold pileg yang akan datang,” ujar Amien.

Dalam kesempatan itu, hadir pula sejumlah tokoh seperti mantan Komisioner KPU Chusnul Mariyah, pengajar Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Ubedillah Badrun, dan pengamat politik Rocky Gerung, dan kader-kader PAN lainnya.

Menurut Icu, Amien semula berencana hadir. Namun, Amien membatalkannya karena masih ada urusan di Yogyakarta.

Karena tidak bisa hadir, Amien menitipkan surat kepada Icu untuk dibacakan dalam acara itu. Icu mengklaim mendapat surat itu langsung dari tangan Amien Rais. Icu menjemput sendiri surat itu di rumah Amien Rais yang berada di Gandaria, Jakarta Selatan sebelumnya.

“Kemarin telepon tidak bisa hadir. Terus tulis surat, nanti saya jemput (ambil) di rumah di Gandaria. Pagi (Amien) ke Yogya dari (bandara) Halim pukul 6.30 WIB,” ujar Icu.

Surat yang ditulis tangan oleh Amien Rais tertanggal 1 Agustus 2019. Ada enam poin yang ada di surat tersebut.

Baca Juga: Istana: Periode Kedua Jokowi Tak Pandang Bulu Berantas Korupsi

Berikut isi surat Amien yang diberikan kepada Icu:

Untuk: Mas Icuk dan Para Kader PAN

Sikap PAN ke depan

1. Sikap oposisi lebih bermartabat, terhormat, dan sesuai aspirasi mayoritas anggota dan para pemilih PAN.

2. Kalau PAN mendukung tanpa syarat pemerintahan Jokowi, masyarakat luas sangat sinis, dan jangan harap PAN bisa lolos threshold pileg yang akan datang.

3. Hampir pasti, pemerintahan Jokowi akan melanjutkan kebijakannya yang jelas menghancurkan masa depan bangsa dan negara. Semua politik ekonomi Indonesia akan disubordinasikan di bawah kepentingan Cina. Sementara kepentingan rakyat sendiri hanya dipidatokan untuk lip service dan penina bobok masyarakat luas.

4. Alangkah aib dan malu, serta hina dina PAN di hadapan Allah YME. Kita gadaikan akidah dan politik kita untuk kepentingan sesaat, sedangkan masa depan PAN sungguh tragis dan tidak ada lagi jalan kembali.

5. Jangan sampai tangan kita ikut kotor berlumuran dosa sejarah, karena ekonomi pemerintahan Jokowi sangat jauh dari Pasal 33 UUD 1945 dari prinsip adil dan keadilan sebagaimana tertera dalam Pancasila.

6. Hidup cuma sekali. Hidup bagaikan sandiwara singkat, cuma puluhan tahun saja. Mari kita ambil peran dan posisi yang diridhoinya. Jangan sebaliknya.

 

 

Loading...