Pemerintahan, Pemilu, Pilpres

Disebut-sebut Bakal Jadi Menteri Jokowi, Ini Jawaban Ahok

Basuki Tjahaja Purnama (BTP) atau Ahok di Kongres V PDIP di Bali. (foto: detik/Grandyos Zafna)

Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok sempat diisukan masuk dalam daftar calon menteri di Kabinet Jokowi-Ma’ruf Amin.

Menanggapi hal tersebut, Ahok, mengaku, belum mendapat informasi apapun tentang nama-nama calon menteri di Kabinet Jokowi-Ma’ruf Amin.

Baca Juga: Fadli Zon Disebut Masuk Radar Kabinet Jokowi, Ini Kata Gerindra

Menurutnya, untuk penentuan calon menteri itu merupakan hak prerogatif presiden.

Ahok menegaskan, bahwa dirinya tak pernah memiliki perjanjian untuk ditunjuk sebagai menteri.

“Tidak ada perjanjian untuk saya menjadi menteri,” ungkap di Hotel Naka, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (13/8/2019) sore.

Baca Juga: Fadli Zon Klaim Gerindra Pantas Duduki Kursi Pimpinan MPR

Pria yang saat ini lebih suka dipanggil dengan sebutan BTP tersebut mengatakan bahwa masih banyak yang lebih baik dari dirinya untuk ditempatkan sebagai menteri di Kabinet Kerja Jilid II.

“Masih banyak yang lebih baik dari saya, untuk ditempatkan menjadi menteri,” ujar Ahok.

Karena merupakan kewenangan presiden, maka Ahok mengaku tak akan mengatur bahkan membicarakan hal (soal) menteri tersebut. Menurut Ahok, dirinya hanya fokus berkunjung ke daerah-daerah, bersama pengurus PDI Perjuangan se-Nusantara.

“Tugas saya, hanya berkunjung ke daerah, bersama-sama teman dari partai (PDIP Perjuangan),” ujar Ahok.

Baca Juga: Tolak Hasil Ijtima Ulama IV, Moeldoko: Indonesia Bukan Negara Islam

Sementara itu terkait menjadi gubernur NTT untuk periode 2024, Ahok juga mengatakan tak ingin menjadi Gubernur NTT.

“Pak Viktor masih memimpin dengan bagus kok,” kata Ahok.

Ahok juga mengaku bahwa kedatangannya ke Kota Kupang dengan tujuan ingin berinvestasi pakan ternak di salah satu kabupaten di Pulau Timor. Selain ingin berinvestasi dan berdialog dengan tokoh agama dan akademisi, dia juga dijadwalkan berdialog dengan masyarakat Kota Kupang mulai pukul 17.00 Wita.

Loading...