Legislatif

Digelar Tertutup, Megawati Terpilih Aklamasi Jadi Ketum PDIP hingga 2024

Megawati saat membuka Kongres V PDI Perjuangan di Bali (Foto: Tim Media PDIP)

Megawati Soekarnoputri resmi terpilih kembali sebagai Ketua Umum PDI Perjuangan untuk masa periode 2019-2024 secara aklamasi, dalam sebuah sidang tertutup di sela hari pertama Kongres V PDIP di Bali, Kamis malam. Megawati telah kesekian kalinya menjabat sebagai ketua umum sejak PDIP berdiri pada 1999 silam.

Dalam konferensi pers seusai pengukuhan dirinya sebagai Ketua Umum PDIP, Megawati menjelaskan kepada media ihwal pengukuhan yang berlangsung tertutup tersebut.

Baca Juga: Mega ke Prabowo: Nanti 2024 Tempur Lagi, Siap?

“Sebelumnya saya minta maaf karena telah dikonfirmasikan tadinya, bahwa kalau saya dikukuhkan itu akan menjadi sidang terbuka. Tapi ternyata tadi begitu cepatnya,” kata Megawati.

Megawati mengakui seharusnya sebelum posisinya demisioner harus dibacakan pertanggungjawaban terlebih dulu.

Namun pada sidang tertutup itu disepakati bahwa pertanggungjawaban sebagai ketua umum periode 2014-2019 tidak perlu dibacakan, dan seluruh utusan kongres yang terdiri dari perwakilan DPD dan DPC PDIP di seluruh Indonesia, semua menyampaikan dapat menerima pengukuhan Megawati sebagai ketua umum secara aklamasi.

“Ternyata tidak perlu karena seluruh utusan menyatakan diterima secara aklamasi dan diketok,” tutur Megawati.

Megawati mengatakan, pada Rakornas PDIP di Jakarta, 34 DPD dan seluruh DPC telah menyampaikan usulan untuk meminta dirinya kembali menjabat sebagai ketua umum.

Baca Juga: Prabowo Ditantang Megawati Tempur di 2024, Gerindra: Politik Dinamis

“Begitulah yang ingin saya klarifikasi dan sekali lagi saya mohon maaf, tidak ada maksud tertentu. Hanya karena mungkin peserta rapel dari pagi sampai malam, tentu ada rasa lelah (sehingga pengukuhan berlangsung cepat dan tertutup),” kata Megawati.

Megawati mengucapkan terima kasih atas dukungan yang diberikan para kader PDIP. Dia berharap dapat mengemban jabatan sebaik mungkin.

Megawati Soekarnoputri merupakan putri proklamator kemerdekaan Indonesia yang juga presiden pertama, Soekarno. Megawati lahir di Yogyakarta, 23 Januari 1947, saat Indonesia tengah berperang melawan Sekutu yang ingin merebut kembali kemerdekaan.

Dalam kancah politik, Megawati telah makan asam garam.

Dia pernah menjadi ketua umum PDI pada 1996. Kemudian pada 1999, dia mendirikan PDI Perjuangan sekaligus menjadi ketua umum.

Megawati lalu menjadi presiden Republik Indonesia ke-5 menggantikan Abdurrahman Wahid atau Gus Dur.

Loading...