Legislatif

Gibran: Kalau Pendaftaran Pilkada Solo Dibuka, Kabari Saya

Gibran Rakabuming Raka, putra sulung Presiden Joko Widodo.

Putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi), Gibran Rakabuming Raka, jadi sorotan setelah survei Universitas Slamet Riyadi menempatkan dirinya sebagai salah seorang calon wali kota Solo potensial. Gibran belum memberi tanggapan serius atas hasil survei itu.

“Terimakasih sekali untuk warga Solo yang sudah memberi penilaian positif kepada saya. Pada intinya di keluarga saya, bapak, ibu itu sangat demokratis,” kata Gibran saat ditemui di Solo Paragon Mall, Sabtu (27/7/2019) malam.

Baca Juga: Dukung Putranya Maju Pilkada Solo, Ini Pesan Jokowi

Gibran menyampaikan, pada prinsipnya dirinya harus mandiri. Dia mencontohkan, seperti halnya dirinya terjun ke bisnis maka juga harus mandiri.

“Jadi kalau jadi pengusaha harus jadi pengusaha mandiri. Kalau jadi politikus jadi politikus mandiri. Bapak enggak pernah memaksa apa pun,” tambahnya.

Termasuk dalam hal berpolitik, Suami Selvi Ananda itu mengatakan, ayahnya tidak pernah mengarahkan dirinya harus ikut dalam partai politik tertentu. Semua pilihan diserahkan sepenuhnya kepada dirinya.

Baca Juga: Rekor Jokowi 5 Kali Menang Berturut-turut di Pemilu Sejak Pilkada Solo 2005

“Pokoknya bebas, harus mandiri. Kalau teman-teman media lihat di media sosial saya, Kaesang maupun saya masih melakukan aktivitas seperti biasa,” katanya.

Meski demikian, tidak mengelak akan kemungkinan Gibran akan terjun ke jalur politik. Bahkan, Gibran sempat berkelakar bertanya balik kepada media, apakah KPU sudah membuka pendaftaran atau belum.

“Lha wong KPU apa sudah membuka pendaftaran? Nanti kamu kabari saya saja kalau sudah ada pendaftaran,” kata Gibran.

Baca Juga: Gibran Tanggapi Video Demonstran Ingin Penggal Kepala Jokowi

Seperti diketahui, Gibran Rakabuming Raka masuk dalam bursa Pemilihan Wali Kota Solo untuk periode 2020-2025.

Masuknya nama Gibran berdasarkan dari survei calon Wali Kota Solo yang dilakukan oleh Universitas Slamet Riyadi Surakarta. Dalam survei ini, terdapat 3 kategori, yaitu popularitas, akseptabilitas, dan elektabilitas.

Nama Gibran muncul dengan angka popularitas tertinggi mencapai 90 persen. Setelah muncul survei ini, sejumlah media online ramai-ramai menyebut nama Gibran masuk dalam bursa Cawalkot Solo. Mengutip sejumlah media online, Gibran pun akhirnya memberikan komentar soal hasil survei tersebut.

Loading...