Uncategorized

Sandi Minta Pendukungnya Tak Lagi Pakai Istilah “Cebong”

Sandiaga Uno melarang relawan tim media sosial Prabowo-Sandi gunakan kata ‘cebong’ untuk lawan politik. (Foto: Istimewa)

Jurnalpolitik.id – Calon wakil presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno meminta kepada pendukung dan relawannya untuk menghindari politik yang saling menjatuhkan. Salah satunya ialah dengan tidak memakai lagi istilah kata “cebong”.

“Saya sampaikan kita hindari politik yang saling menjatuhkan, jangan lagi memakai kata cebong, itu vocabulary yang saya larang,” ucap Sandi usai menghadiri acara Prabowo-Sandi Digital Team (Pride) di Kembangan, Jakarta Barat, Kamis (3/1/2019).

BACA JUGASoal Selang Cuci Darah, Sandi Sebut Esensi Prabowo Lebih ke Kondisi BPJS

Tak hanya melarang sebutan cebong, Sandi juga mengingatkan relawan pendukungnya agar berhati-hati saat menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya. 

“Berita yang belum terverifikasi, tidak boleh sebar berita yang belum terverifikasi, kabar burung jangan kita aplikasi, apalagi broadcast. Karena itu akan mempengaruhi ketidakpercayaan masyarakat,” kata Sandiaga. 
Bahkan Sandi mengancam akan memberikan tindakan disiplin bagi relawannya yang kedapatan menyebar hoaks.

“Perangi hoax, kita harus ada self mechanism untuk sanggah hoax. Seandainya ada dalam tubuh 7.000 lebih relawan yang masih terkontaminasi (hoaks) harus diberikan satu pencerahan dan harus diberikan tindakan disiplin,” kata Sandi.

BACA JUGAAktivis 98 Surabaya Kirim Suplemen Otak Buat Andi Arief

Dalam kesempatan itu, Sandi juga meminta para relawannya berani menyampaikan gagasan dan memperkuat isu ekonomi yang saat ini tengah jadi polemik di masyarakat.

“Kita sampaikan apa yang memang terjadi saat ini, isu ekonomi, lapangan pekerjaan, harga mahal,” kata dia.

Sebagai informasi, “Cebong” merupakan istilah yang digunakan warganet untuk para pendukung Capres-Cawapres nomor urut 01 Joko Widodo atau Jokowi-Maruf Amin.

Sebaliknya, para pendukung Capres-Cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno diberikan julukan “Kampret”.

Loading...