Uncategorized

Kabar Polisi Geruduk Rumah Andi Arief, Ini Kata Polri

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Mabes Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo. (Suara.com/M Yasir)

Jurnalpolitik.id – Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief kembali membuat heboh lini massa melalui cuitan tentang adanya penggerebekan rumahnya di Lampung oleh pihak kepolisian.

Politisi Partai demokrat tersebut melalui akun media sosial Twitternya @AndiArief__ menuliskan bahwa “Rumah saya di lampung digerudug dua mobil Polda mengaku cyber. Pak Kapolri, apa salah saya. Saya akan hadir secara baik2 kalau saya diperlukan,”

BACA JUGARumahnya Digeruduk Mobil Polda, Andi Arief: Mohon Hentikan Pak Presiden!

Rumah saya di lampung digerudug dua mobil Polda mengaku cyber. Pak Kapolri, apa salah saya. Saya akan hadir secara baik2 kalau saya diperlukan.


1,952

1,527 people are talking about this

Dimintai konfirmasi, Andi menyebut rumahnya yang digeruduk berlokasi di Kedaton, Bandar Lampung. Andi mengaku diberi kabar soal penggerudukan rumahnya oleh seorang kerabat.

“Rumah saya di Lampung yang di Kedaton. Orang yang di Lampung telepon,” sebut Andi.

Mengenai hal tersebut,  Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Mabes Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo memastikan bahwa tidak ada satupun anggota Polri yang telah mengeruduk kediaman Andi Arief di Lampung hari ini. Menurutnya, anggota Polri baru mendatangi kediaman Andi Arief setelah postingannya di twitter menjadi viral di media sosial.
BACA JUGAAktivis 98 Surabaya Kirim Suplemen Otak Buat Andi Arief

“Isu itu tidak benar. Kami bantah itu. Anggota kami datang ke sana (kediaman Andi Arief) setelah dia memposting isu penggerebekan itu dan ramai di media sosial untuk melakukan pengecekan,” tuturnya, Jumat (4/1).

Dedi menjelaskan setelah anggota Polri menelusuri rumah yang dimaksudkan Andi Arief di postingannya tersebut, ternyata rumah itu milik orang lain, bukan kediaman Andi Arief. Dedi juga menjelaskan bahwa rumah itu sudah dijual Andi Arief kepada orang lain sejak tahun 2014 lalu.

“Rumah itu sudah bukan atas nama saudara AA (Andi Arief) lagi sejak 2014 lalu. Sudah dijual ke orang lain sejak 2014,” katanya.

Loading...