Uncategorized

Akan Digeruduk Andi Arief, Ngabalin: Dia Raja Hoax!

Jurnalpolitik.id – Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden Ali Mochtar Ngabalin menanggapi pernyataan Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Andi Arief yang henda menggeruduk rumahnya sebagai balasan isu penggerudukan rumah Andi di Lampung. Ngabalin lantas menuding Andi sebagai sosok raja penebar berita bohong.


“Kalau Ratna Sarumpaet adalah ratu hoax, maka Andi Arief itu adalah rajanya, raja pembuat berita bohong,” kata Ngabalin kepada dikutip Detik, Minggu (6/1).

Ngabalin tak khawatir rumahnya digerudung Andi. Dia bahkan menilai penggerudukan itu tak akan benar-benar terjadi. Bila saja rumahnya perlu digerebek oleh polisi, maka Andi Arief dirasa Ngabalin tak perlu membantu.

“Emang polisi kesulitan butuh bantuan Anda? Masa polisi bersekongkol dengan pembuat berita bohong,” kata Ngabalin.

Sosok Andi disebutnya sama dengan Ratna Sarumpaet. Ratna adalah tersangka penyebaran berita bohong bahwa dirinya dianiaya. Adapun Andi sendiri baru-baru ini sempat bikin heboh soal isu tujuh kontainer surat suara. Gara-gara itu, Andi dipolisikan Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin ke Bareskrim Polri. Andi diduga menyebar berita bohong soal isu adanya tujuh kontainer yang membawa surat suara tercoblos pada Kamis 3 Januari.

“Hoax soal tujuh kontainer surat suara itu,” kata Ngabalin.

Selain Andi Arief sebagai Raja Hoax mendampingi Ratna Sarumpaet sebagai Ratu Hoax, Ngabalin juga menyebut Ustaz Tengku Zulkarnaen sebagai orang kedua di bawah raja hoax.

BACA JUGASiapkan Tim Khusus, Andi Arief Akan Geruduk Rumah Timses Jokowi

“Mahapatihnya adalah Tengku Zulkarnain, bermodal serban dan gamis tapi mulutnya comberan menyebarkan berita bohong, ceramah penuh kebencian,” ujar Ngabalin yang juga mengenakan serban ini.

Tengku Zulkarnain juga sempat turut diperbincangkan dalam isu tujuh kontainer surat suara. Soalnya dia sempat mencuit di Twitter, memuat gambar tangkapan layar terkait isu tujuh kontainer surat suara yang akhirnya dinyatakan pihak berwenang sebagai isu hoax itu. Zulkarnain membenarkan pernah mencuitkan hal tersebut. Ia menjelaskan maksud dan tujuannya ingin meminta klarifikasi soal kebenaran kabar surat suara yang tercoblos.

Sebelumnya, Andi mengemukakan niatannya ini. Aksi geruduk ini, menurut Andi Arief, sebagai balasan karena rumahnya digeruduk polisi. Dia meminta izin polisi dan mengaku akan menggeruduk dengan baik-baik.

“Besok saya akan laporkan ke Bareskrim para pemfitnah: Arya Sinulinga, anak buah Hari Tanoe; Hasto, Sekjen PDIP; Ali Ngabalin; Guntur Romli; PSI; dan tim TKN,” tulis Andi Arief lewat Twitter.

“Saya akan geruduk juga dengan baik-baik rumah mereka untuk saya jemput memudahkan tugas polisi. Saya sudah buat tim,” sambungnya.

Loading...