Uncategorized

Ramai-ramai Kader PAN Dukung Jokowi, dari Kalsel hingga Sumsel

Kader PAN Sumsel menyatakan dukungannya untuk Jokowi-Ma’ruf. (Foto: Raja/detikcom)

Jurnalpolitik.id – Puluhan kader Partai Amanat Nasional (PAN) di Sumatera Selatan (Sumsel) menyatakan dukungannya untuk pasangan Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin. Mereka menilai pembangunan infrastruktur di Sumsel sudah dirasakan secara nyata, mulai dari LRT, Jalan Tol Trans Sumatera, dan pembangunan Jembatan Musi IV.

“Dengan ini kami mendukung pasangan Jokowi dan Ma’ruf Amin nomor 01. Hal mendasar kami mendukung Jokowi ini karena sudah terlihat pembangunan di bumi pertiwi secara nyata,” kata salah satu kader PAN Sumsel, Sholahudin, di Palembang, Rabu (12/12/2018).

“Untuk di Sumatera Selatan, kita sudah bisa melihat LRT, jalan tol, dan adanya Jembatan Musi IV. Ini kan sudah jelas terlihat, tak dapat dipungkiri bahwa ini pembangunan sudah merata,” ujarnya.

Mereka pun mengaku siap dengan segala risiko atas dukungan ini. Namun mereka optimis dalam waktu dekat pengurus PAN, baik di tingkat DPW maupun DPC, akan mendukung Jokowi-Ma’ruf.

Kendati demikian, mereka tak mempersoalkan jika sampai saat ini masih banyak kader PAN yang mendukung pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Hal ini, menurut mereka, sesuai dengan kebebasan kader partai berlambang matahari terbit tersebut.

“Kalau untuk pengurus dan yang lainnya dukung ke sana (Prabowo-Sandi), itu ya silakan. Tetapi kader punya hak suara, punya hak untuk berpikir. Sebagai kader dan simpatisan PAN kami murni dukung Jokowi-Ma’ruf,” ujarnya.

Baca juga: Jalan Tobat La Nyalla: Tinggalkan Prabowo, Dukung Penuh Jokowi
Dalam deklarasinya, kader pun memberi contoh dukungan yang sudah lebih dulu disampaikan Ketua DPW PAN Kalimatan Selatan. Bahkan mereka berharap dalam waktu dekat pengurus berani mengambil sikap atas dukungannya.

“Kita lihat Kalimantan Selatan sudah dan di Sumatera Selatan kami yang memulai mempelopori. Akhirnya nanti kami pun yakin dan tentu berharap pengurus nanti berani buka suara untuk berada di posisi yang sama,” imbuhnya.

Sebelumnya, Ketua DPW PAN Kalimantan Selatan (Kalsel), Muhidin, menyatakan dukungannya untuk pasangan Jokowi-Ma’ruf. Keputusan ini berujung sanksi pemecatan oleh partai.

“Saya tetap, walaupun dipecat, saya tetap di Jokowi,” kata Muhidin kepada detikcom, Rabu (12/12/2018).

Muhidin. (Foto: dok. pribadi)

Informasi pemecatan Muhidin dari posisinya saat ini disampaikan oleh Sekjen PAN Eddy Soeparno. Muhidin tak gentar. Dia mengaku siap menerima konsekuensi atas keputusannya tak mengikuti kebijakan partai, yang mengusung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Pilihan Muhidin tersebut mendapat sambutan hangat dari Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf. Muhidin, yang mengklaim mendapat loyalitas dari 200 ribu kader PAN Kalsel, mendapat tawaran ikut bergabung dalam timses pasangan nomor urut 01 itu.

Gayung pun bersambut. Tawaran itu diterima secara terbuka oleh Muhidin.

“Untuk timses (Jokowi-Ma’ruf), bersedia juga,” kata Muhidin.

DPP PAN berencana mendatangi Kalsel untuk melakukan perombakan DPW setempat menyusul pembelotan Muhidin. Meski begitu, Waketum PAN Bara Hasibuan berpendapat alangkah ruginya bila partai memecat Muhidin. Alasannya, Muhidin merupakan tokoh di Kalsel yang memiliki jaringan kuat.

Loading...