Pemerintahan, Uncategorized

Mendagri: Ada Motif Politik di Balik Temuan Ribuan E-KTP

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo (KOMPAS.com/Devina Halim)

Jurnalpolitik.id – Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo, menduga ada motif politik di balik penemuan ribuan keping KTP elektronik (e-KTP) di area persawahan di Pondok Kopi, Jakarta Timur, Sabtu 8 Desember 2018. Kemendagri akan melakukan investigasi internal karena diduga ada orang dalam yang terlibat dalam kasus ini

Mendagri Tjahjo Kumolo mengatakan, dugaan adanya motif politik ini muncul karena peristiwa tersebut terjadi di tahun politik. Terlebih, ada indikasi pelaku pembuang e-KTP di Pondok Kopi sama dengan pelaku yang membuang e-KTP di Bogor, Jawa Barat pada Mei 2018 lalu. Sebab, Tjahjo menilai kediaman pelaku berdekatan dengan lokasi tersebut.

“Saya melihat ada indikasinya, ada unsur (politik) di sana, walau itu e-KTP sudah kadaluwarsa,” kata Tjahjo di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta, Senin (10/12).

Kasus ini bukanlah tindak pencurian dari pihak eksternal sebab tidak mungkin pencurian dilakukan terhadap ribuan e-KTP.

Dia pun mencurigai adanya pihak internal yang membuang ribuan e-KTP di Pondok Kopi sebagaimana yang terjadi di Bogor. “Kalau di Bogor ya orang dalam, yang bisa ambil kan orang dalam,” kata Tjahjo.

Ia menilai peristiwa ini dapat menimbulkan kegaduhan karena banyaknya pertanyaan di masyarakat terkait tercecernya ribuan e-KTP di Pondok Kopi. Ditambah lagi adanya pengungkapan penjualan blanko e-KTP di Lampung dan Pasar Pramuka, Jakarta Timur.

Oleh karena itu, Tjahjo telah memerintahkan jajarannya untuk melakukan investigasi internal sembari menunggu hasil penyidikan dari polisi tuntas.

Mendagri akan menjatuhkan sanksi tegas kepada pihak-pihak yang terlibat dalam kasus tercecernya ribuan e-KTP di Pondok Kopi. “Mudah-mudahan ini bisa diungkap apa motivasinya,” kata dia.

Sementara itu, Tjahjo memastikan, sistem e-KTP tidak akan terganggu akibat peristiwa ini. Sistem e-KTP sudah bisa digunakan sehingga masyarakat tak perlu khawatir.

Sebelumnya, Ribuan e-KTP itu ditemukan berceceran di area persawahan yang berada di Jalan Karya Bakti III, Kelurahan Pondok Kopi, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, Sabtu (8/12).

Ribuan e-KTP tersebut pertama kali ditemukan oleh anak-anak yang tengah bermain dikawasan tersebut sekitar pukul 14.00 WIB.

Setelah dicek, ribuan e-KTP tersebut milik warga Kelurahan Pondok Kelapa, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur. E-KTP itu sudah tidak berlaku. Rata-rata e-KTP tersebut dicetak pada 2011-2013.

Saat ini, polisi sudah mengamankan ribuan e-KTP yang tercecer di Pondok Kopi tersebut. Polisi pun tengah melakukan investigasi terkait pelaku yang diduga membuang ribuan e-KTP tersebut.

Loading...