Uncategorized

Biaya Fantastis Perawatan Mobil Para Pejabat

Sudah sangat tidak mengherankan
jika ada seorang pejabat pemerintahan yang menaiki kendaraan ber-plat merah.
Misalnya saja yang paling sering adalah mobil. Mobil yang diberikan kepada para
pejabat ini khusus digunakan untuk aktivitas kerja, atau disebut juga sebagai
mobil dinas. Tentunya ini diberikan agar perjalanan pejabat menuju kantor tidak
terhambat, lebih mudah dan nyaman. Selain mobil dinas, Anda juga pastinya tahu
seberapa banyak mobil mewah yang dikoleksi di dalam garasi rumah mereka, bukan?
Tidak perlu dihitung berapa jumlahnya pun pasti mengerti. Dengan gaji seorang
pejabat yang besar, sudah barang tentu harga mobil yang dimiliki pun sangat
fantastis tinggi. Memiliki mobil mewah bagi sebagian besar para pejabat adalah
bentuk eksistensi diri mereka meskipun hanya diparkir dalam garasi saja. Lalu,
pernahkah Anda menghitung seberapa besar total biaya yang harus dikeluarkan
untuk tips
perawatan mobil
para pejabat tersebut? Hal ini merupakan sesuatu yang
sangat sering digegerkan oleh masyarakat lho. Biayanya bisa sampai miliaran!
Meskipun begitu, biaya tersebut sudah hal yang wajar bagi para pejabat yang
memang memiliki dana yang besar.
Selain mobil mewah yang sifatnya
pribadi, para pejabat tentunya juga akan diberikan mobil dinas oleh pemerintah.
Biaya perawatannya pun tidak bisa dibilang kecil. Perawatannya mahal. Lalu,
siapa yang memiliki tanggung jawab untuk mengeluarkan biaya perawatan tersebut,
pejabat itu sendiri atau pemerintah? Mau tidak mau, pejabat sendiri itulah yang
sebaiknya harus mengeluarkan dan menanggung biaya perawatannya. Sebab jika
biaya perawatan kendaraan tersebut dibebankan kepada pemerintah, maka tentu
saja ini akan memberatkan APBD Negara. Bagi sebagian masyarakat yang kritis
tentunya tidak mau jika pajak negara yang telah dibayarkan digunakan hanya
untuk memanjakan pejabatnya saja. Apalagi bagi pejabat yang terbukti melakukan
korupsi, masyarakat tentunya sangat tidak rela. Hal ini juga mengingat bahwa
mobil dinas tersebut digunakan untuk kepentingan pribadi pula. Maka sudah
sepantasnya jika perawatan mobil dinas tidak menggunakan dana pemerintah karena
menyalahi aturan operasional.
Perawatan Mobil Pribadi dan
Dinas Para Pejabat
Berbagai pendapat terkait siapa
yang menanggung biaya perawatan mobil dinas pejabat sangat beragam. Aturan
tersebut diaplikasikan sesuai dengan aturan yang berlaku di daerah dinas. Bisa
jadi, aturannya memiliki beberapa perbedaan yangmana bahkan ada yang
menggunakan dana pribadi untuk perawatannya. Lalu, sebenarnya perawatan apa
saja yang bisa mengeluarkan banyak biaya untuk mobil dinas? Perawatan mobil
dinas para pejabat sama seperti pada umumnya. Namun yang paling menonjol adalah
bahan bakar. Tanpa bahan bakar, bagaimana mobil bisa beroperasi? Mobil dinas
para pejabat yang digunakan memang untuk perjalanan dinas tentunya biaya
perawatan akan ditanggung oleh pemerintah. Namun, jika ada yang menyalahi
aturan tersebut maka akan ada kasus lain. Itu tergantung bagaimana aturan
daerah yang berlaku. Mobil dinas bisa saja dicabut atau mungkin saja beban
perawatan dilimpahkan sepenuhnya kepada pribadi sendiri.
Dengan biaya perawatan yang bisa
mencapai miliaran rupiah, maka hal yang pasti adalah pejabat harus menggunakan
fasilitas tersebut sesuai dengan aturan. Mereka tidak boleh menyalahgunakan
fasilitas tersebut dengan cara menjadikan mobil dinas sebagai mobil perjalanan
pribadi. Monopoli pun sangat dilarang. Misalnya saja menjadikan kendaraan
sebagai kendaraan dinas karena kendaraan dinas tidak layak pakai. Sesuai dengan
PMK Nomor 65/PMK.02/2015 tentang Standar Biaya Masukan TA 2016, para pejabat
dengan jelas tidak bisa menjadikan kendaran pribadi sebagai kendaraan dinas.
Loading...