Pemilu, Pilkada, Uncategorized

Jagoannya kalah di Jabar, Prabowo: Mungkin Ada Tuyul Ikut Nyoblos

Jurnalpolitik.id – Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menduga ada ketidakberesan dalam pelaksaan pemilihan gubernur Jawa Barat. Dari penyisiran yang dilakukan oleh pihaknya, Gerindra menemukan indikasi sejumlah penyimpangan. Menurut Prabowo, ada Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang tak jelas dan beberapa kotak suara yang hilang.

“Ini kita masih menyisir kita juga melihat cukup banyak bahkan ada kotak yang hilang. Ada kotak suara kok bisa hilang, hal-hal yang lucu tetapi enggak lucu,” kata Prabowo di kediamannya, Kertanegara, Jakarta Selatan, Sabtu (7/7).

Prabowo mengatakan, Pilkada di Jawa Barat tak sesuai dengan jumlah warga yang hadir saat melakukan pencoblosan. Mantan Danjen Kopassus itu pun menyindir ada ‘tuyul’ yang ikut nyoblos.

“Iya katanya yang menang jumlahnya lebih dari daftar hadir, ya kan begitu masuk daftar hadir, yang menang dapat jumlah lebih dari daftar hadir. Jadi mungkin ada tuyul yang ikut milih, lucu tetapi menyedihkan gitu,” ujarnya.

Prabowo menambahkan, pihaknya juga menemukan adanya indikasi intervensi.

“Kita juga melihat intervensi-intervensi dari kalangan-kalangan tertentu juga tidak berjiwa demokratis, yang kita sesalkan intervensi-intervensi tersebut dan kita juga akan meneliti langkah-langkah. Menurut real count kami, kami yang menang di Jawa Barat,” tegasnya.

Real count kami dan itu kita selidiki tetapi kita bertekad untuk menghadapi hal ini dengan kesejukan, ketenangan, tetapi juga ketegasan, kita juga tidak mau terus-menerus dipermainkan karena kita mewakili rakyat, pendukung kami sangat besar, kami menangkap keinginan rakyat untuk mengadakan perubahan dan usaha-usaha untuk terus terang saja,” imbuhnya.

Baca: Prabowo Klaim Real Count Internal Sudrajat-Syaikhu Menang

Menurutnya, kecurangan-kecurangan itu sudah mengancam kedaulatan rakyat dan merugikan rakyat dan bangsa.

Prabowo pun meminta agar KPU bisa menjalankan tugasnya dengan sebaik-baiknya demi kepentingan rakyat. KPU juga bertanggungjawab dengan pemilihan yang bersih dengan daftar pemilih yang benar.

“Saya mengimbau dan mengingatkan petugas-petugas di KPU, untuk menjalankan tugasnya demi rakyat, untuk menjalankan tugasnya dengan sebaik-baiknya untuk kepentingan rakyat Indonesia, itu yang kita inginkan dan ingin keadilan ditegakkan,” katanya.

Baca: Real Count Pilgub Jabar Versi PKS, RK-Uu Menang

Loading...