Dunia, Uncategorized

Tentara Israel Berondong Demonstran Palestina, 4 Tewas 729 Luka

Jurnalpolitik.id – Tentara Israel melancarkan tembakan ke arah para pengunjuk rasa Palestina dalam aksi protes di Jalur Gaza, Jumat (20/4/2018).

Empat pengunjuk rasa dikabarkan tewas termasuk seorang remaja laki-laki berusia 15 tahun.

Dilaporkan Al Jezeera, mereka yang tewas bernama Mohammed Ibrahim Ayyoub (15), Ahmed Rashad (24), Ahmed Abu Aqil (25), dan Saad Abdul Majid Abdul-Aal Abu Taha (29).

Selain empat korban tewas, Kementerian Kesehatan Palestina mencatat ada sekitar 729 orang lainnya terluka.

Mereka terluka oleh tembakan tentara Israel, menghirup gas air mata, atau menderita cedera lain sehingga membutuhkan perawatan.

Diberitakan ada 10.000 warga Palestina berkumpul di jalur Gaza untuk melakukan demonstrasi masal dalam pekan ini.

Mereka bergerak dari jalur Gaza ke perbatasan Israel.

Dalam aksi yang disebut Great March of Return itu, warga Palestina menuntut hak untuk kembali ke tanah kelahiran mereka setelah diusir pasukan Israel usai Perang 1948.

Selain itu, demonstrasi ini juga memprotes blokade Israel terhadap Jalur Gaza yang menyebabkan kemiskinan wilayah tersebut.

Ini adalah aksi demontrasi keempat yang digelar penduduk Palestina sejak akhir Maret lalu. Menurut informasi, rencananya aksi ini akan terus dilakukan hingga 15 Mei 2018 mendatang.

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan Palestina, aksi demonstrasi yang digelar sejak akhir Maret kini telah menewaskan 39 orang dan 4.000 orang terluka.

Aksi kekerasan pasukan Israel yang menewaskan puluhan pendemo Palestina sudah dikecam dunia internasional.

Namun, Israel tetap bersikeras dengan keputusannya dan tetap menempatkan para penembak jitu di sepanjang perbatasan.

Bahkan beberapa waktu lalu Menteri Pertahanan Israel Avigdor Lieberman menyatakan dukungannya teradap aksi penembakan para demonstran tersebut.

Menteri Luar Negeri Israel

Menteri Luar Negeri Israel, Avigdor Lieberman. (Foto: AP Photo)

Sebuah video yang memperlihatkan seorang sniper (penembak runduk) mengarahkan tembakan ke seorang warga Palestina di Jalur Gaza, viral di media sosial.

Dilansir dari Times of Israel Selasa (10/4/2018), Lieberman memuji sniper tersebut.

“Dia layak mendapat medali,” kata Lieberman di hadapan awak media.

“Adapun tentara yang merekam kejadian itu layak dihadapkan pada mahkamah militer,” tegasnya.

Lieberman kemudian mengomentari ekspresi girang yang terdengar saat tentara itu menembak warga Palestina yang berdiri di perbatasan tersebut. Lieberman mengatakan, Pasukan Pertahanan Israel (IDF) merupakan pasukan paling bermoral di dunia.

Loading...