Legislatif, Uncategorized

Diperintah SBY untuk Tak Bicara ke Media, Ini Respons Roy Suryo

Jurnalpolitik.id – Ketum Partai Demokrat (PD) Susilo Bambang Yudhyono (SBY) meminta Roy Suryo untuk tidak membuat pernyataan ke media untuk sementara waktu.

Roy Suryo pun mengaku akan melaksanakan perintah tersebut dengan sepenuh hati.

“Melaksanakan perintah ketua umum tersebut memang saya lakukan dengan sepenuh hati, karena memang demikianlah yang seharusnya terjadi (tanpa perlu saya tanyakan lagi kepada Beliau ‘Mengapa hal tersebut dilakukan, apa alasannya, dan sebagainya’. Karena, justru ini saya anggap sebagai sikap ngemong (pembinaan) yang sangat baik dari Bapak SBY selaku Ketum Partai terhadap semua kadernya, sehingga saya haturkan terima kasih,” kata Roy, sebagaimana dikutip dari detikcom, Sabtu (21/4/2018).

Berikut pernyataan lengkap Roy Suryo, seperti dilansir detikcom:

Terimakasih atas konfirmasinya, mas.

Sebenarnya saya tidak mau menulis ini, namun semenjak Siang hingga saat ini HP, WA maupun SMS saya terus2-an berdering dari banyak (sekali) rekan2 Media yg ingin mendapatkan Penjelasan ttg Kabar yg beredar dan sudah termuat di beberapa media sbb :

1. Benar bahwa saya mendapatkan Pesan langsung berupa WA dari Ajudan Bapak SBY Hari Sabtu 21/4 pukul 14.38 dan 15.02. Saat itu juga -sebagai Kader Partai yg sangat tahu Fatsun dan Etika Organisasi- langsung saya Jawab *Siap, Pesan diterima dengan baik dan Dilaksanakan. Terimakasih”

2. Sikap saya yg langsung menerima dengan baik dan Melaksanakan Perintah Ketua Umum tsb memang saya lakukan dengan sepenuh hati, karena memang demikianlah yg seharusnya terjadi (tanpa perlu saya tanyakan lagi kepada Beliau “Mengapa hal tsb dilakukan, Apa alasannya, dsb” karena justru ini saya anggap sebagai Sikap “ngemong” (pembinaan) yg sangat baik dari Bapak SBY selaku Ketum Partai terhadap semua Kadernya, sehingga saya haturkan Terimakasih.

3. Namun yg justru menarik, Pesan WA tsb sebenarnya hanya terkirim kepada 3 (tiga) Nama dalam tujuan: Saya, SekJend (Hinca Pandjaitan) dan Kadivkomlik (Imelda Sari), sehingga secara teknis tidak mungkin “bocor” kepada pihak2 lain, kecuali kepada 3 nama yg disebut dan dikirim oleh Ajudan Bapak SBY. Uniknya pada pukul 16.45 saya mulai menerima WA, SMS dan bahkan banyak telpon dari Rekan2 Media yg “mempertanyakan” hal tsb sampai sekarang.

4. Menurut sumber yg menyampaikan ke saya, ternyata ada yg (sengaja) “membocorkan” pesan -yg seharusnya bersifat Internal dari Pak SBY ke 3 Kadernya- tersebut dan bahkan dikirim ke WA Group Teman2 Wartawan sehingga beredarlah Pesan Internal Partai Demokrat ke Media dan membuat HP, WA bahkan SMS saya tidak berhenti menerima pesan dan (miss) Call, meski saya bertahan awalnya untuk tidak menjawab apapun, Selain hanya mengirim Emoticon “senyum”.

5. Jadi sekalilagi soal Arahan (yg bersifat “ngemong” / pembiinaan) dari Pak SBY itu sekalilagi saya malah berterimakasih dan mengapresiasi sebagai sebuah bentuk Komunikasi yg baik secara internal dan Tidak perlu dipertanyakan “apa masalahnya” karena memang sudah sesuai Fatsun partai, namun “Pembocor” internal di Partai Demokrat ini yg berbahaya, karena sebuat Pesan internal (dari pak SBY) saja bisa “bocor” kemana2, bahkan sampai WA Group Wartawan.

Tambahan :

Memang secara kebetulan dalam Seminggu kedepan saya akan menunaikan tugas selaku Anggota Komisi-1 DPR-RI di luar Indonesia, jadi memang “sementara waktu” Mohon pamit dulu dari rekan2 media, Terimakasih dan Sampai jumpa.

KRMT Roy Suryo

Wakil Ketua Umum DPP Partai Demokrat

Anggota Komisi-1 DPR-RI

Perintah larangan bicara

Sebelumnya beredar screenshot percakapan Whatsapp yang isinya meminta agar Roy Suryo tidak lagi berbicara ke media untuk sementara waktu.

Larangan SBY itu ditembuskan salah satunya kepada Sekjen PD Hinca Pandjaitan. SBY menyebut banyak pernyataan Roy yang tidak sesuai dengan posisi dan kebijakan partai.

Berikut ini pesan larangan SBY yang ditujukan untuk Roy Suryo:

Kepada: Bung Roy Suryo

Dari: SBY

Tembusan: Sekjen PD & Kadiv Komlik

Mengingat banyaknya statement Bung Roy Suryo di media yang tidak sesuai dengan posisi dan kebijakan Partai, untuk sementara Bung Roy Suryo tidak melakukan talk show termasuk ILC dengan TV dan media lain agar tidak menimbulkan kebingungan bagi kader Demokrat. Untuk diketahui, untuk kesekian kalinya para kader Demokrat di berbagai daerah sering menyampaikan hal itu kepada saya. Saya harap bung Roy fokus pada tugas di parlemen dan pemenangan di DIY yang saya nilai berlangsung dengan baik. Terima kasih. Selamat bertugas.

Loading...