Dunia

Trump Keluarkan Aturan Baru Soal Pengaturan Kehamilan

Donald Trump
Donald Trump (REUTERS/Mike Segar)

Kita memang tidak tahu, kapan momen kehamilan itu terjadi. Tapi baru-baru ini, presiden Amerika Serikat DonaldTrum mengubah aturan soal kehamilan gratis di amerika serikat sana. Padahal aturan itu baru saja di buat pada masa presiden Obama. Kini, jutaan perempuan AS akan rugi.

Pada dasarnya, aturan Trump bertolak belakang dengan apa yang ada selama ini. Kini Trump telah mengijinkan para pengusaha untuk tidak menyediakan aturan menyangkut kehamilan gratis pada para perempuan amerika.

Bahkan dalam aturan itu, para pengusaha dan pihak asuransi bebas menolak pengaturan kehamilan jika aturan atau tindakan tersebut diyakini bakal melanggar aturan agama dan moral. Padahal pada masa presiden obama, lima juta perempuan AS telah menerima manfaat aturan tersebut. Mereka menerima kontrol kehamilan secara gratis. Memang hal ini sudah bisa diduga sebelumnya, sebab sebelum menjabat sebagai presiden, Trump tela berucap untuk menghapus persyaratan tersebut.

Apa Sebenarnya Peraturan Kehamilan Gratis?

Peraturan kehamilan gratis adalah mandat yang berupa layanan utama dari sebuah kebijakan yang dikenal dengan istilah Obamacare, aturan yang juga telah merombak secara garis besar sistem kesehatan AS sebelumnya. Tetapi pada jum’at bulan lalu (06/09) Departemen Kesehatan dan Layanan Masyarakat HHS mengatakan bahwa penting untuk menentukan organisasi mana yang berhak memilih dan menolak layanan kehamilan gratis.

“Kita wajib memberikan sebuah ruang pada organisasi demi menjalankan gagasan keagamaan sekaligus juga tidak diskriminasi karena keberadaan gagasan religius mereka,” ungkap pejabat HHS. Juga ketua DPR Paul Ryan yang tak lain adalah ketua pejabat tinggi partai republikan dalam sebuah kongres mengatakan bahwa keputusan Trump waktu itu sebagai hari yang bersejarah. Kini keputusan itu telah ditiadakan oleh Trump.

Maka American Pusat Hukum Wanita Nasional Nasional  dan Civil Liberties Union (ACLU) mengumumkan respon keras mereka pada pemerintah. Bahkan mereka berencana akan akan menggugat keputusan pemerintah federal atas kehamilan gratis tersebut.

Sumber Gambar : https://www.zwitsal.co.id/moment

Sebenarnya Mengapa keputusan itu dibuat?

Mengutip apa yang pernah diumumkan pada saat aturan itu dikeluarkan, pejabat sempat memberikan alasan keluarnya aturan. Bahwa akses terhadap kontrasepsi akan dapat mendorong perilaku seksual yang beresiko dari seseorang. Juga depertemen membantah, jika hanya karena keluarnya aturan tersebut, jutaan perempuan akan kehilangan layanan pengaturan kehamilan karena tidak mampu membayarnya.

Toh meski aturan tersebut dikeluarkan, kemungkinan hanya sebagian kecil pengusaha yang memilih mengikuti aturan tersebut. Sebagaimana yang disampaikan oleh direktur pada Kantor Hak Sipil HHS Roger Severino yang berpendapat bahwa hanya sebagian kecil pengusaha yang akan memilih tidak ikut serta dalam layanan kehamilan gratis, dan oleh sebab itu mungkin hanya sebagian kecil perempuan yang merasakan dampaknya.

Meski demikian, sejumlah analis kebijakan menyebutkan bahwa akan ada sebagian besar pengusaha yang memilih untuk tidak membayar biaya kontrasepsi bagi karyawanya. Sebagaimana yang diungkapkan oleh Diedra Penner, 33 tahun kepada BBC bahwa dia khawatir akan kehilangan akses ke pengaturan kehamilan untuk menangani masalah sindrom ovarium polikistik yang dideritanya. “Tanpa adanya mandat pengendalian akan kelahiran, jujur saya tidak tahu berapa besar biaya yang harus saya keluarkan untuk layanan tersebut,” kata dia.

Atas kebijakan tersebut, Trump mendapatkan banyak sekali protes. Terutama dari kaum perempuan. Menurut mereka kebijakan tersebut sangat menyerang pihak perempuan. Sebab sebagaimana kita tahu, pengaturan kehamilan diperlukan untuk berbagai alasan, termasuk untuk mencegah kehamilan yang tidak diinginkan.

 

You Might Also Like