Hankam

Sebut TNI Makan Tidur Aja di Perbatasan, Perwira Menengah Polri Minta Maaf

Konferensi pers terkait ucapan Kompol Abdul Mubin Siagian
Konferensi pers terkait ucapan Kompol Abdul Mubin Siagian

Kompol Abdul Mubin Siagian, perwira menengah Polri yang bertugas di Polda Kepri akhirnya meminta maaf secara terbuka, Rabu (11/10/2017).

Permohonan maaf ini terkait tulisannya di media sosial Facebook yang dinilai menghina anggota TNI yang bertugas di perbatasan.

“Jangan iri DGN (dengan, red) pasukan bangsa sendiri …. Kok JD (jadi, red) bangsa Indonesia gobloknya kelewatan ….kan bagus kalau Indonesia punya pasukan Brimob… daripada Singapore atau malasya (Malaysia, red)…. kalau memang hebat itu perbatasan jng (jangan, red) sampai diambil orang asing ngapain …disana TNI makanntdr (makan tidur, red) aja,”┬átulis Abdul Mubin disertai tautan dari sebuah berita online.

Menyikapi hal tersebut, Polda Kepri langsung menggelar konferensi pers yang dipimpin oleh Wakapolda untuk mengklarifikasi masalah tersebut. Hadir pula dalam konferensi pers diantaranya Kapenre, Dandenpom Batam, serta Kabid Propam.

Kabid Humas Polda Kepri Kombes Erlangga menyatakan, Propam tetap memeriksa Kompol Abdul Mubin Siagian, meskipun yang bersangkutan telah meminta maaf atas komentarnya yang dihujat netizen lantaran dinilai menghina TNI.

Meski begitu, Erlangga menegaskan terhadap Mubin tetap dilakukan pemeriksaan secara internal. Pemeriksaan dilakukan atas laporan pelanggaran kode etik profesi.

“Kan melalui pemeriksaan dulu, selesai itu, disidang, dan diputuskan sanksi kode etiknya. seperti proses disiplin pidana itu kan diperiksa dulu, disidang, dan diputuskan,” lanjut Erlangga.

Dia menambahkan, Mubin mulai diperiksa oleh Propam sejak hari ini. Namun, dia belum bisa memastikan kapan pemeriksaan akan selesai, sebab ada beberapa saksi juga yang diperiksa.

 

You Might Also Like