Hukum

Alasan Masih Istiharat Masa Pemulihan, Setnov Mangkir Panggilan Sidang e-KTP

Setya Novanto
Setya Novanto

Senin (9/10) ini Ketua DPR Setya Novanto dijadwalkan menjadi saksi bagi terdakwa Andi Agustinus alias Andi Narogong dalam sidang kasus korupsi proyek e-KTP di Pengadilan Tipikor Jakarta. Namun Novanto tidak memenuhi penggilan tersebut dengan alasan masih perlu istiharat selama masa pemulihan.

Hal tersebut disampaikan pengacara Novanto, Fredrich Yunadi. Menurut dia, Novanto tidak dapat memenuhi panggilan persidangan karena sesuai anjuran dokter, harus menjalani pemeriksaan kesehatan selama satu minggu.

“Saya belum dapat informasi soal itu. Yang pasti kondisi beliau sekarang ini masih bed rest, dalam proses pemulihan,” kata Fredrich kepada CNNIndonesia.com, Senin (9/10).

Terdakwa kasus dugaan korupsi proyek KTP elektronik Andi Narogong (kanan). (Foto: Antara/Akbar Nugroho Gumay)

Tiga hari setelah kemenangannya di sidang Praperadilan, Novanto meninggalkan RS Premier Jatinegara. Sebelumnya, dia dibawa ke rumah sakit tersebut pada Senin (18/9) karena mengidap pengapuran jantung dan sinus.

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Golkar ini juga pernah bersaksi bagi terdakwa Irman dan Sugiharto.

Berdasarkan surat dakwaan, Novanto disebut sebagai pihak yang mengatur proyek e-KTP sejak awal bersama Andi. Ia juga disebut menerima jatah Rp574 miliar dari proyek yang merugikan keuangan negara hingga Rp2,3 triliun itu.

Novanto sudah membantah keras menerima uang tersebut. Ia mengaku mengenal Andi hanya untuk urusan pembuatan kaos.

 

You Might Also Like