Hukum

Polisi: Kasus Dugaan Penggelapan Tanah oleh Sandiaga Uno Masih Diproses

Sandiaga Uno
Sandiaga Uno (Foto: Jabbar Ramdhani/detikcom)

Kabid Humas Polda Metro Jaya Argo Yuwono menegaskan bahwa kasus penggelapan tanah yang melibatkan nama Wakil Gubernur terpilih DKI Jakarta, Sandiaga Uno, masih terus diproses.

“Masih terus (berlanjut) masih dalam penyelidikan,” ujarnya di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (6/10).

Sandiaga Uno dilaporkan atas dugaan penggelapan tanah di Kabupaten Tangerang pada 2012 silam. Sandiaga dilaporkan Ketua Dewan Direksi Ortus Holdings Edward Soeryadjaya. Dalam keterangannya, Edward mengatakan bahwa Sandi telah menggelapkan uang senilai Rp12 miliar hasil penjualan tanah seluas satu hektare milik PT Japirex di Jalan Raya Curug, Tangerang Selatan.

Pada awal Juli lalu, Sandi sudah diperiksa penyidik untuk kasus jual beli saham yang terjadi 16 tahun lalu senilai Rp100 juta. Dia mengaku tidak mengetahui penjualan lahan yang ditudingkan kepadanya.

Tidak hanya Sandi, polisi pun sudah meminta keterangan dari rekan bisnis Sandi, Andreas Tjahjadi.

Hingga saat ini, Argo mengatakan, dirinya belum mengetahui siapa saja yang akan ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut.

“Saya belum dapat informasi (soal tersangka),” ucapnya.

Sandiaga Uno bakal dilantik menjadi Wakil Gubernur DKI Jakarta sebagai pasangan kepala daerah terpilih bersama Gubernur terpilih, Anies Baswedan pada bulan ini. Setelah dilantik, Anies-Sandi bakal disambut dengan tradisi Betawi di Balai Kota DKI Jakarta.

 

Artikel Lain