Pemerintahan

Utang Negara Capai 3000 T, Yusril: Jokowi Sudah Bisa Dilengserkan

Yusril Ihza Mahendra
Yusril Ihza Mahendra

Jurnalpolitikcom – Yusril Ihza Mahendra mengatakan masyarakat bisa melakukan pelengseran terhadap Presiden Joko Widodo terkait masalah utang negara. Menurut pakar hukum tata negara itu, Jokowi telah melanggar UU Keuangan, karena total utang pemerintah secara keseluruhan tidak boleh melebihi 30 persen dari APBN.

Pria yang juga mantan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) ini mengungkap, utang yang dimiliki Indonesia sudah di atas 50 persen dari APBN. Sehinga Jokowi telah melanggar UU Keuangan.

‎”Utang Indonesia sudah di atas 50 persen, presiden sudah bisa (kena) impeachment‎ (pemakzulan),” ujar Yusril saat ditemui JawaPos.com di Gedung Bank Bukopin, Cawang, Jakarta, Selasa (25/7).

Baca juga: Menurut Seskab, Utang Pemerintah Rp 3.000 T Itu Kecil Sekali

Oleh sebab itu, Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) ini mengaku, seharusnya Presiden Jokowi mengeluarkan Perppu tentang utang, ketimbang mengeluarkan Perppu Ormas. Karena dianggap lebih genting. Pasalnya utang negara telah melewati batas 30 persen dari UU Keuangan.

“Jadi Jokowi baiknya mengeluarkan perppu supaya utang ‎negara bisa melebihi 50 persen,” katanya.

Baca juga: Mau Tau Berapa Cicilan Utang Pemerintah RI per 6 Bulan? Tarik Nafas dan Baca

 

You Might Also Like