Hukum

Sindir “OTT Recehan”, Fadli Zon: Itu Mah Polsek juga Bisa

Fadli Zon
Fadli Zon

Beberapa hari pasca-penangkapan Kasi III Intelijen Kejati Bengkulu Parlin Purba oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), muncul sindiran OTT recehan di media sosial.

Parlin Purba ditangkap tangan oleh KPK diduga menerima suap dari pejabat pembuat komitmen BWWS VII Bengkulu Amin Anwari (AAN) dan Direktur PT Mukomuko Putra Selatan Manjudo Murni Suhardi (MSU).

Dalam OTT itu KPK hanya mengamankan Rp 10 juta. KPK menduga sebelumnya sudah ada penyerahan Rp 150 juta terkait pengumpulan bahan keterangan soal proyek-proyek di Bengkulu.

Wakil Ketua DPR Fadli Zon pun ikut mengkritisi kinerja lembaga anti-rasuah tersebut. Menurutnya, KPK mestinya bekerja untuk menindak korupsi-korupsi besar (grand corruption).

“Ini masak jauh-jauh sampai Bengkulu (tapi OTT kecil), ongkosnya saja berapa? Kan seharusnya yang dilakukan KPK adalah yang grand corruption,” kata Fadli di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (13/6).

Fadli pun kemudian mencontohkan kasus korupsi Bantuan Lukuiditas Bank Indonesia (BLBI), pembelian lahan Rumah Sakit Sumber Waras dan lainnya itu yang harusnya diberantas KPK.

“Ya memang korupsi itu bisa dilakukan siapa saja, baik itu korupsi besar dan korupsi kecil. Nah tugas KPK itu grand corruption, kalau yang kecil itu mah Polsek bisa,” katanya.

Menurut Fadli, jika muncul penilaian bahwa OTT KPK itu recehan, semestinya bisa dijadikan masukan, evaluasi atau introspeksi bagi lembaga ini.

“Kami saat ini melihat kasus-kasus seperti Sumber Waras saja mereka defensif, membela. Kasus-kasus reklamasi saja tidak jelas,” kata tangan kanan Prabowo itu.

Di media sosial, tagar #OTTRecehan memang sempat mengemuka. Bahkan sepekan setelah penangkapan Kejati Bengkulu itu, beredar viral foto jaksa yang memegang secarik kertas yang diduga berisi sindiran untuk KPK. Kertas tersebut bertuliskan: “Kami terus bekerja walau anggaran terbatas. Kami tetap semangat walau tanpa pencintraan. Kinerja kami jangan kamu hancurkan dengan #OTTRecehan”.

Di foto lain, seorang jaksa juga berpose serupa dengan tulisan berbeda, yaitu: “Sudah ribuan perkara korupsi kami tangani, sudah triliunan uang negara kami selamatkan. Kinerja kami jangan kamu hancurkan dengan #OTTRecehan”.

OTT Recehan

Reaksi jaksa atas penangkapan Kepala Seksi III Intel Kejaksaan Tinggi Bengkulu, Parlin Purba oleh KPK. (Foto: Istimewa)

 

Artikel Lain