Hukum

Kasus Aliran Dana ke Soetrisno Bachir-Amien Rais, ICW Duga Ada Praktik Upeti di PAN

Aktivis Indonesia Corruption Watch (ICW) Donal Fariz.

Jurnalpolitik.com – Indonesia Corruption Watch (ICW) menyoroti kabar adanya aliran uang dari mantan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) periode 2005-2010 Soetrisno Bachir kepada Amien Rais.

Amien pun telah mengakui hal tersebut bahwa dirinya menerima aliran dana sebesar Rp600 juta secara berkala dari Soetrisno.

Menurut salah satu aktivis ICW, Donal Fariz, fakta tersebut semakin membuka mata publik terkait peran uang dalam kultur politik. Donal menilai hal itu lumrah terjadi di tubuh semua partai politik. Apalagi, Amien adalah Ketua Umum PAN periode 1998–2005.

“Kultur politik kita masih bertumpu pada uang,” ujar Donal di Jakarta, Sabtu (3/6/2017).

Aktivis Indonesia Corruption Watch (ICW) Donal Fariz.

Aktivis Indonesia Corruption Watch (ICW) Donal Fariz.

Donal beranggapan, Sutrisno patut diduga menjalankan praktik upeti kepada tokoh-tokoh berpengaruh dan pemilik suara untuk memuluskan periodisasi jabatan.

Aliran dana ke Amien Rais terungkap dalam persidangan kasus pengadaan alat kesehatan (alkes) dengan terdakwa mantan Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari. Jaksa mengatakan, uang tersebut meng­alir dari Soetrisno Bachir Foundation setelah PT Mitra Medidua mendapat pembayaran dari PT Indofarma.

PT Indofarma dalam dakwaan jaksa disebut ditunjuk Siti untuk menjadi penyedia barang dan jasa dalam kasus korupsi pengadaan alat kesehatan.

Ini bukan kali pertama nama Amien Rais disebut-sebut menerima aliran dana dalam satu kasus. Pada 2007, Amien mengakui pernah menerima dana nonbujeter sebesar Rp200 juta dari Menteri Perikanan dan Kelautan, Rokhmin Dahuri.

Donal pun menyarankan Amien untuk mengembalikan dana tersebut. Jika Soetrisno Bachir Foundation terbukti melakukan pencucian uang, Amien bisa terkena getahnya.

“Ia bisa dijerat dengan pasal tindak pidana pencucian uang sebagai pelaku pasif,” jelasnya. (Baca selengkapnya: Jika Terbukti, Amien Rais dan Sutrisno Bachir Bisa Dikenai Pasal Pencucian Uang)

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan pihaknya masih menunggu pertimbangan hakim yang dituangkan dalam putusan Siti Fadilah. Putusan itu akan menjadi bahan bagi penyidik KPK.

 

Artikel Lain