Pemilu, Pilkada

Untuk Mendinginkan Suasana, Amien Rais Minta yang Kalah Pilkada Legowo

Amien Rais
Amien Rais. (Foto: CNN Indonesia)

Jurnalpolitikcom – Mantan Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Amien Rais berharap polarisasi di masyarakat yang sempat terjadi dalam ajang Pilkada DKI harus dihentikan. Amien mengatakan, hubungan antarwarga yang sedikit memanas harus sudah mendingin saat ini.

“Ya saya kira, kalau kemarin pilkada agak hangat, sekarang ada namanya periode pendinginan. Jadi, kalau perahu lewat, airnya kan pecah jadi dua. Kalau sudah lewat, akan kembali satu lagi,” kata Amien mengilustrasikan hubungan antar warga yang pro dan kontra dalam kasus Ahok, ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 16 Mei 2017.

Ketua Majelis Kehormatan PAN itu kemudian menyinggung soal kondisi media sosial yang menurutnya masih memanas. Meskipun di pemberitaan media massa konflik masyarakat sudah tidak ada yang mengkhawatirkan.

“Masing-masing kubu mendinginkan, terutama kalau media massa dan cetak enggak ada masalah. Cuma medsos (media sosial) yang luar biasa, hujatan, fitnah belum habis-habis,” kata Amien.

Selanjutnya Amien mengajak masyarakat untuk mulai bersatu kembali menghadapi tantangan ke depan, dan mengingatkan pihak yang kalah dalam pilkada sebaiknya legowo. Sementara yang menang tak perlu besar kepala.

“Menang jangan jumawa, kalah legawa, ini aturan main demokrasi,” kata Amien.

“Masyarakat akan move on, show must go on, kehidupan harus jalan, jangan berhenti. Kita akan hadapi kompetisi ekonomi, sosial, dan militer di kawasan Asia,” lanjut Amien.

Amien yang dulu ikut berdemonstrasi ketika mendesak digelarnya sidang penistaan agama atas diri Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), meminta masyarakat untuk meniru sikap Anies Baswedan dan Sandiaga Uno yang langsung menghubungi pasangan inkumben Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat seusai pemilihan gubernur.

“Dorong Jakarta selesai (selesaikan polarisasi), maka Indonesia selesai,” tuturnya.

 

Artikel Lain