Dunia

Psikiater sebut Donald Trump Idap Gangguan Mental

Donald Trump
Donald Trump (REUTERS/Mike Segar)

Presiden Amerika Serikat Donald Trump disebut mengidap gangguan mental berbahaya dan tidak dalam kondisi bagus untuk memimpin AS. Pernyataan ini dilontarkan sekelompok psikiater dalam sebuah konferensi di Universitas Yale.

Ahli kesehatan mental mengklaim Trump paranoid dan delusional.

“Ini merupakan tanggung jawab etik kami untuk memperingatkan warga Amerika Serikat atas bahaya psikologi Trump yang bisa berdampak buruk pada negara,” tutur ahli kesehatan mental John Gartner, seperti dikutip dari Independent, Senin (24/4).

“Lebih buruk dari sekedar pembohong atau seorang yang senang membanggakan diri, dalam kasus ini, dia (Trump) merupakan seorang paranoid, delusional, dan ucapannya tak bisa dipegang,” imbuh Gartner.

Psikiater lainnya yang juga profesor di Universitas New York James Gilligan, menuturkan kepada peserta konferensi jika Trump lebih berbahaya daripada pembunuh atau pemerkosa. Dia mengklaim dirinya bisa mendeteksi betapa berbahayanya seseorang hanya dengan mendengar perkataan mereka.

Tak hanya itu, sebagai programmer kesehatan mental di penjara, Gilligan mengatakan Trump jauh lebih berbahaya dari para tahanan yang dia tangani.

“Saya bekerja dengan beberapa orang paling berbahaya di lingkungan kita. Saya bekerja dengan para pembunuh dan pemerkosa. Saya dapat mendeteksi bahaya dari satu mil jauhnya. Anda tidak perlu menjadi ahli untuk mendeteksi bahaya atau menghabiskan 50 tahun belajar itu seperti yang saya lakukan untuk mengetahui betapa berbahayanya pria ini,” ucapnya.

Bukan baru sekali ini Trump dinilai memiliki penyakit kejiwaan. Banyak yang menduganya sakit jiwa akibat ucapannya yang blak-blakan dan kebijakannya yang dianggap kurang masuk akal bahkan merugikan.

 

Artikel Lain