Pemerintahan

Anies Akan Penuhi Janji Izinkan Acara Keagamaan di Monas, Bagaimana dengan Janji Bantuan Dana untuk Semua Ormas di DKI?

Anies Baswedan
Anies Baswedan

Jurnalpolitik.com – Anies Baswedan memastikan akan merealisasikan janjinya untuk kembali mengijinkan adanya kegiatan agama di Monumen Nasional (Monas).

Adapun, di era kepemimpinan Basuki T Purnama (Ahok) ini, kegiatan semacam itu tidak diperbolehan.

Bukan hanya itu, Anies juga berjanji akan memperbolehkan kembali penyembelihan hewan qurban di pinggir jalan serta halaman sekolah.

“Penyembelihan hewan qurban supaya dibolehkan lagi, iya. Takbiran diperbolehkan lagi, ya. Monas boleh dipakai untuk majelis taklim, iya. Rumah dinas dipakai untuk pengajian, iya. Kelurahan untuk majelis taklim, GOR untuk taklim, Insya Allah kami kembalikan semuanya,” ujar Anies di masjid At Tin, TMII, Jakarta Timur, Senin (24/4/2017).

Menurut Anies, pemerintah mestinya membantu memfasilitasi kegiatan-kegiatan agama, sebagaimana sila pertama Pancasila, yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa.

“Negara kita kan negara Pancasila. Sila pertama Ketuhanan Yang Maha Esa. Artinya, kegiatan keagamaan harusnya boleh dibantu oleh pemerintah,” tutur Anies.

Pada masa kampenye Pilgub DKI yang lalu, Anies berjanji akan memperbolehkan Monas digunakan untuk kegiatan keagamaan.

“Jadi aturan yang dibuat oleh pak Gubernur Basuki nanti akan saya ubah, kembali seperti sebelumnya. Sebelumnya boleh,” ujar Anies di Masjid Al-Azhar, Jakarta, Minggu (15/1/2017).

Diketahui, di era Ahok ini, Monas tidak diijinkan untuk kegiatan keagamaan apapun, kecuali kegiatan yang berkaitan dengan urusan kenegaraan seperti upacara dan apel pengamanan.

Ahok beralasan, Pemprov DKI tidak memiliki wewenang memberi izin kegiatan keagamaan digelar di Monas sebab pemerintah pusat telah mengatur bahwa kawasan Monas merupakan zona netral.

“Itu bukan wewenang gubernur, itu mesti ubah di Keppres, PP-nya,” ujar Ahok, di Jalan Taman Patra X, Kuningan, Minggu (15/1/2017).

Menurut Ahok, itulah kenapa Presiden pertama RI Soekarno membangun Lapangan Banteng yang fungsinya untuk kegiatan di pusat kota.

“Mau untuk kumpul massa di mana? Di Lapangan Banteng. Nah ini sudah dirancang ini, ini daerah ring satu, bukan saya (yang atur),” ujar Ahok.

Sementara terkait larangan penyembelihan hewan qurban di pinggir jalan serta halaman sekolah, Ahok beralasan itu semua demi kesehatan masyarakat.

Larangan tersebut tertuang dalam Instruksi Gubernur (Ingub) Nomor 168 Tahun 2015 tentang Pengendalian, Penampungan, dan Pemotongan Hewan.

Kebijakan yang dikeluarkan dalam rangka menyambut Idul Adha tahun 2015/1436 Hijriah itu mencantumkan pelarangan penjualan serta pemotongan hewan kurban di pinggir jalandan di sekolah-sekolah. Dan hewan-hewan yang akan dijual dan disembelih juga harus dites kesehatan terlebih dahulu.

Anies Janjikan Semua Ormas Dapat Bantuan Dana dari Pemprov DKI

Bukan hanya janji soal kegiatan agama saja yang Anies ungkapkan dalam kampanyenya berapa waktu lalu. Ia juga pernah berjanji akan akan memastikan semua ormas di Jakarta mendapatkan dukungan dari Pemda. Dana tersebut berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Janji tersebut Anies ucapkan saat melakukan pertemuan dengan Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Jakarta Utara (Jakut) pada Sabtu (18/3/2017).

“Komitmen kita adalah kita ingin memastikan semua ormas di Jakarta dapat dukungan dari Pemda dan dananya ada. Begitu ada keberpihakan, dananya bisa disalurkan kepada mereka,” ujar Anies saat itu.

Apakah Anies juga akan menepati janjinya ini? Ormas apa saja yang akan mendapat bantuan dana dari Pemprov nantinya? Hingga saat ini belum ada pernyataan lebih lanjut soal ini.

 

Artikel Lain