Pemerintahan

APBD DKI Terkunci, Anies: Program Kami Baru Bisa Dilaksanakan Tahun 2019

Anies Baswedan dan Basuki T Purnama (Ahok)
Anies Baswedan dan Basuki T Purnama (Ahok)

Jurnalpolitik.com – Anies Baswedan mendatangi Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Balaikota DKI Jakarta, Kamis (20/4/2017) pagi.

Anies mengaku pertemuan itu sebagai pembuka agar warga bisa kembali bersatu setelah Pilkada DKI Jakarta 2017.

“Tadi hanya pertemuan pembuka bahwa kita berdua menyadari bahwa selama kampanye kemarin ada dua polar, ada dua barisan pendukung dan sekarang kita satu Jakarta,” kata Anies ditemui di acara syukuran kemenangan, di Kantor DPP Partai Perindo, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (20/4/2017) sore.

Selain itu, Anies juga menuturkan, dalam pertemuan tersebut juga dibahas soal anggaran Pemerintah Provinsi DKI Jakarta (APBD DKI) untuk tahun mendatang. Mengingat ada perbedaan siklus tahunan anggaran dengan siklus periode pemerintahan.

Untuk itu, ujar Anies, perlu adanya pembahasan lebih lanjut terkait anggaran demi terealisasinya program-program prioritas yang sudah ia janjikan kepada warga Jakarta.

“Dan tadi ketemu awal bersama-sama menyadari tentang perbedaan siklus tahun anggaran dengan siklus periode pemerintahan. Jadi sebagian dari program-program kita itu tentu tidak dimasukkan di dalam RAPBD sekarang, baru bisa dilaksanakan tahun 2019,” kata Anies.

“Karena itu, Pak Basuki dan tim kita, dua tim ini nanti akan kerja bersama untuk memastikan bisa masuk di dalam rancangan yang diajukan,” imbuh mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu.

Baca: Antasari Azhar Puji Langkah Ahok yang Kunci APBD DKI 2017

 

Artikel Lain