Pemilu, Pilkada

Pesan FPI untuk Anies-Sandi: Jangan Lupakan Mayoritas Umat Islam Jakarta

Anies Sandi
Acara doa sujud syukur atas kemenangan pasangan Anies-Sandi di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Rabu (19/4/2017).

Jurnalpolitik.com – Front Pembela Islam (FPI) menilai, kemenangan pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno dalam pilkada DKI 2017 putaran kedua tidak bisa lepas dari faktor agama.

Berdasarkan quick count beberapa lembaga survei, pasangan Anies-Sandi unggul atas pasangan petahana Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat dengan selisih 15-18 persen suara.

Menurut Juru Bicara FPI, Slamet Ma’arif, aksi-aksi yang diinisiasi FPI, seperti subuh keliling dsb, berperan banyak dalam menggerus suara petahana.

Slamet mencontohkan perolehan suara di wilayah Kepulauan Seribu. Di pemungutan suara putaran pertama, Ahok meraih 5.532 suara, sementara Anies 4.851 suara. Di putaran kedua ini perolehan berbalik, Anies 8.796 suara (62,0 persen), Ahok 5.391 suara (38,0 persen).

“Ini terbukti di Kepulauan Seribu, yang tadinya Ahok bisa unggul di Kepulauan Seribu dengan 1.000 suara. Untuk putaran kedua setelah kita safari dakwah, kami berjuang di sana, memberikan simpati keagamaan umat di sana,” ujar Slamet saat dihubungi wartawan, Kamis (20/4/2017).

Dengan kemenangan ini, FPI berharap Anies-Sandi memenuhi janji-janjinya yang mereka ucapkan di masa kampanye.

“Kami berharap Pak Anies dan Sandi untuk membuktikan semua janji-janjinya. Untuk membangun Jakarta yang lebih baik lagi,” ujar Slamet.

FPI juga berharap Anies-Sandi mampu meredam kegaduhan antar umat beragama, terutama tak menyinggung keyakinan agama.

“Itu kami selalu bilang ke Pak Anies tetap menjunjung kebhinekaan dengan tidak melupakan mayoritas umat Islam di Jakarta,” ujar Slamet.

Diketahui, berdasarkan hasil hitung cepat litbang Kompas, Ahok hanya meraih 42 persen suara, sedangkan Anies 58 persen.

Secara umum, Pilkada DKI Jakarta berlangsung aman terkendai. Kepala Polri Jenderal (Pol) Tito Karnavian mengatakan, mobilisasi massa dari luar daerah bisa diatasi polisi.

 

Artikel Lain