Pemilu, Pilkada

Soal Lagu yang Disebut Jiplak Musisi Yahudi, Sandiaga: Itu Fitnah dari Orang yang Tidak Suka Kesejukan

Calon wakil gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno saat di kawasan Tanah Abang, Jakarta Selatan, Kamis (9/3/2017).

Jurnalpolitik.com – Lagu mars pasangan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno berjudul ‘Kobarkan Semangat’ disebut-sebut menjiplak lagu milik musisi asal Israel, Gad Elbaz. Isu ini heboh di media sosial Twitter sejak Kamis (6/4) malam kemarin. (Baca: Mars Anies-Sandi Dianggap Jiplak Lagu Rohani Yahudi, Ini Bantahan PKS)

Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno pun menanggapi isu tersebut. Dia menegaskan, tidak benar jika lagu itu hasil jiplakan. Menurut Sandi, lagu tersebut dibuat oleh PKS.

“Lagu ini adalah lagu dari teman-teman PKS, dimodifikasi dan sudah kami masukan di fitnahlagi.com,” kata Sandiaga di Perkampungan Industri Kecil, Cakung, Jakarta Timur, Jumat (7/4).

Sebagai info, situs fitnahlagi.com dibuat oleh tim Anies-Sandi sebagai media klarifikasi terhadap segala bentuk isu dan fitnah yang ditujukan untuk pasangan tersebut.

Sandiaga menilai, munculnya isu penjiplakan lagu adalah fitnah dari orang-orang yang tidak suka kesejukan dalam pertarungan Pilgub DKI 2017.

“Itu adalah sebuah gerakan melalui teman-teman yang tidak suka kita persatuan yang sejuk, ingin pecah belah kita,” terang dia.

Diberitakan sebelumnya, Timses bidang media Anies-Sandi, Hartono tertawa ketika dikonfirmasi tentang isu tersebut. Dia menegaskan, tidak mungkin lagi Kobarkan Semangat jiplak lagu band asal negara bintang Daud itu.

“Hahaha enggak lah, ada-ada saja,” kata Hartono kepada merdeka.com, Jumat (7/4).

Hartono menegaskan sekali lagi, hal itu tidak benar.

“Lagu Ayo Kobarkan Semangat Jakarta Anies-Sandi berasal dari Kobarkan Semangat Indonesia, yang selalu dibawakan oleh Ustaz Taufiq Ridho Allahuyarham (Sekjen PKS 2013-2016) dan Shoutul Harokah saat menjelang kampanye Pileg 2014.”

“Tidak mungkin lagu Kobarkan Semangat Indonesia menjiplak lagu band Israel, karena lagu Kobarkan Semangat Indonesia diterbitkan lebih dulu yaitu pada April 2014 sedangkan lagu band Israel baru diterbitkan Januari 2016,” demikian penjelasan PKS.

Baca: Dituduh Jiplak Lagu Israel, PKS: Itu Bagian dari Fitnah ke Kami

Seperti diketahui, jagat Twitter ramai membahas isu ini. Salah satu yang ikut menanggapi adalah Politikus PDIP Budiman Sutjatmiko.

“Lagu Hashem Melech dari Israel di Pilgub DKI. Bahkan cawalikota Yerusalem dari Likud pun tidak pakai lagu rohani ini,” tulis Budiman, @budimandjatmiko.

Gad Elbaz sendiri merupakan penyanyi asal Israel yang biasa menggubah lagu-lagu kerohanian Yahudi secara pop. Lagu ‘Hashem Melech’ adalah lagu pujian kepada Tuhan yang dalam Bahasa Hebrew berarti ‘God is the King’.

Dalam laman wikipedia milik Gad Elbaz, tertulis bahwa ia menciptakan lagu Hashem Melech pada tahun 2013. Dalam deskripsinya tertulis, melodi dari lagu ini memang berdasarkan pada lagu Cest la Vie dari Khaled yang merupakan pemusik asal Aljazair yang diubah tahun 2012.

 

Artikel Lain