Dunia

PKS: Palestina Mestinya Berterima Kasih Benderanya Dibawa Demo

Jurnalpolitik.com – Anggota Komisi 1 Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dari Partai Keadilan Sejahtera, Hidayat Nur Wahid, berujar, mestinya pihak Palestina berterima kasih benderanya dibawa dalam demonstrasi damai di Indonesia.

Hidayat menegaskan bahwa itu merupakan sesuatu yang wajar jika bendera Palestina dibawa dan dikibarkan dalam demonstrasi di Indonesia mengingat keberpihakan rakyat dan pemerintah Indonesia sejak era Presiden Sukarno terhadap Palestina.

“Palestina dan benderanya selalu mendapat tempat yang khusus di Indonesia. Dengan bendera Palestina yang dibawa dalam demonstrasi damai dan diikuti jutaan orang itu kan justru menguatkan dan mengingatkan posisi Indonesia untuk
tetap selalu bersama dengan Palestina. Itu juga menandakan betapa Palestina tetap di hati umat dan didukung umat. Justru mestinya pihak Palestina berterima kasih,” kata Hidayat kepada wartawan BBC Indonesia, Jerome Wirawan.

Seorang peserta demonstrasi dari FPI Kota Bandung membawa bendera Palestina dalam unjuk rasa di Bandung, Kamis (26/01).

Seorang peserta demonstrasi dari FPI Kota Bandung membawa bendera Palestina dalam unjuk rasa di Bandung, Kamis (26/01).

Hidayat mempertanyakan alasan Kedutaan Palestina mengeluarkan pernyataan yang “menyesalkan” pengibaran bendera negara itu dalam sejumlah aksi unjuk rasa ‘tidak damai’ terkait urusan dalam negeri Indonesia beberapa bulan terakhir.

“Mereka dirugikan apa dengan adanya bendera Palestina di situ? Kecuali demonstrasi yang anarkis, merugikan kepentingan politik maupun perjuangan Palestina, bendera Palestina dibakar, lalu Kedutaan Palestina protes ya wajar. Kalau kemudian benderanya digunakan warga Indonesia untuk berdemonstrasi dan demonya yang damai, sangat bermartabat. Saya mempertanyakan keberatannya apa sih pihak Kedutaan Palestina sampai mengeluarkan pernyataan semacam itu?”

Hidayat juga menegaskan bahwa pengibaran bendera Palestina dalam aksi-aksi demonstrasi bukanlah hal baru di Indonesia.

“Sejak dari dulu demonstrasi di Indonesia, terutama dari umat Islam, seringkali melibatkan dan membawa bendera Palestina. Dan dari dulu pun tidak pernah ada protes dari Kedutaan Palestina,” ujarnya.

Santri dari Brigade Santri (Brigast) Ciamis mengenakan syal bermotif bendera Indonesia dan Palestina dalam Aksi Bela Ulama di depan Gedung Sate, Kota Bandung, Kamis (26/01).

Santri dari Brigade Santri (Brigast) Ciamis mengenakan syal bermotif bendera Indonesia dan Palestina dalam Aksi Bela Ulama di depan Gedung Sate, Kota Bandung, Kamis (26/01).

Secara terpisah, sebagaimana dikutip berbagai media, Sekjen Dewan Syuro DPD FPI Jakarta Novel Bamukmin tidak peduli dengan keberatan Kedutaan Palestina sebab, menurut Novel, kedutaan tersebut tidak mewakili suara rakyat Palestina. (Baca: Kedubes Palestina Protes Soal Bendera, FPI: Biarin Saja)

Penjelasan Pihak Kedutaan Besar Palestina

Dalam percakapan melalui telepon dengan BBC Indonesia, Kuasa Usaha Kedutaan Besar Palestina di Jakarta, Taher Ibrahim Abdallah Hamad, menjelaskan alasan pihaknya mengeluarkan pernyataan resmi berisi keberatan bendera Palestina dikibarkan dalam demonstrasi di Indonesia.

“Ada saatnya bendera kami turut dikibarkan dalam acara yang bagus, seperti hari kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus. Kami berterima kasih. Tapi kami tidak mau bendera kami dikibarkan pihak antipemerintah (Indonesia) untuk memicu konflik di Indonesia,” tegasnya.

Dia lalu menyitir sejumlah peristiwa pengibaran bendera Palestina, antara lain dalam pertandingan sepak bola di Glasgow, Skotlandia.

“Kalau yang seperti ini kami setuju. Tapi, dalam demonstrasi di Indonesia, kalangan garis keras membawa bendera kami. Kami tidak mau yang seperti ini,” ujar Taher.

Pengibaran bendera Palestina dalam pertandingan sepak bola di Glasgow, Skotlandia, 17 Agustus 2016.

Pengibaran bendera Palestina dalam pertandingan sepak bola di Glasgow, Skotlandia, 17 Agustus 2016.

Fenomena pengibaran bendera Palestina dalam aksi-aksi demonstrasi di Indonesia mendapat sorotan dari pengamat masalah Timur Tengah dari The Indonesian Society for Middle East Studies, Smith Alhadar.

Smith menilai sesuatu yang wajar apabila Kedutaan Palestina keberatan bendera Palestina dibawa ke demonstrasi-demonstrasi di Indonesia.

“Para pendemo ini ingin menegaskan identitasnya keIslamannya dengan membawa bendera Palestina, karena mereka menganggap kasus Palestina ini isu agama, meski kita tahu kasus Palestina adalah masalah politik antara Palestina dan Israel,” ujarnya.

Smith juga memandang bahwa ada pihak-pihak di Indonesia yang sengaja mengeksploitasi masalah Palestina untuk kepentingan politiknya.

“Mereka ingin mendapat legitimasi bahwa merekalah pembela Palestina yang dianggap sebagai kelompok Islam yang tertindas sehingga mereka mengidentifikasi mereka dengan (membawa bendera) Palestina. Padahal, orang Palestina itu juga jamak, ada orang Kristen-nya di dalam masyarakat Palestina bukan cuma umat Muslim,” kata Smith.

Protes 2 Desember yang dilakukan oleh GNPF MUI. Tampak bendera Palestina berkibar di tengah massa

Protes 2 Desember yang dilakukan oleh GNPF MUI. Tampak bendera Palestina berkibar di tengah massa

Dalam sejumlah aksi massa, seperti protes menentang Basuki Tjahaja Purnama misalnya, para pengunjuk rasa kerap ikut mengibarkan bendera Palestina di antara bendera atau lambang organisasi Islam mereka.

Bendera Palestina juga berkibar di depan Polda Metro Jaya awal pekan ini di tengah massa Front Pembela Islam yang memberi dukungan terhadap Pimpinan FPI Rizieq Shihab dalam kasus dugaan adanya simbol palu arit di lembaran uang Rupiah.

bendera palestina

 

Artikel Lain