Dunia

Pemimpin Partai Pro-Kurdi Dituntut Penjara Selama 142 Tahun oleh Jaksa Turki

Selahattin Demirtas
Selahattin Demirtas

Jurnalpolitik.com –  Selahattin Demirtas, salah satu pemimpin Partai Rakyat Demokratik pro-Kurdi (HDP) dituntut hukuman penjara selama 142 tahun oleh Jaksa Turki atas tuduhan memiliki hubungan dengan gerilyawan Kurdi.

Kantor berita pemerintah Turki, Anadolu, melaporkan hal tersebut pada Selasa (17/1/2017), sebagaimana dilaporkan oleh kantor berita Agence France-Presse.

Demirtas ditahan pada November 2016 lalu berbarengan dengan sembilan anggota parlemen HDP lainnya dan seorang perempuan yang juga salah satu pemimpin partai tersebut, Figen Yuksekdag.

Jaksa penuntut umum di Diyarbakir, kota yang mayoritas dihuni masyarakat Kurdi di Turki tenggara, dalam dakwaan yang sama menuntut agar Yuksekdag juga divonis penjara hingga 83 tahun.

Para anggota parlemen didakwa memiliki kaitannya dengan Partai Pekerja Kurdi (PKK) yang terlarang, yang telah melancarkan pemberontakan bersenjata melawan Ankara sejak 1984.

Namun, Demirtas dan beberapa anggota parlemen lainnya, membantah memiliki kaitan dengan PKK dan mengecam kasus ini sarat dengan muatan politik.

Pemimpin karismatik Kurdi tersebut mengungkapkan dia dihukum karena berani menentang pemerintahan Presiden Recep Tayyip Erdogan yang cenderung sewenang-wenang.

Pemerintah telah melakukan pembicaraan damai dengan PKK namun bentrokan berkobar pada tahun 2015 setelah runtuhnya gencatan senjata yang telah berjalan dua setengah tahun.

PKK dicap sebagai kelompok teror oleh Ankara dan sekutu Baratnya. Selama lebih dari tiga dekade pertempuran melawan Ankara, lebih dari 40.000 orang tewas.

 

Artikel Lain