Legislatif

Lulung: Ngapain Lapor Harta Kekayaan, Kan Sudah Ikut Tax Amnesty

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Abraham "Lulung" Lunggana

Jurnalpolitik.com – Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Abraham “Lulung” Lunggana menganggap, dengan melaporkan hartanya lewat program pengampunan pajak (tax amnesty) kemarin, maka ia tidak perlu lagi melaporkan harta kekayaan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Kan sudah ada tax amnesty sekarang. Enggak perlu lagi (lapor harta kekayaan), apa lagi?” ujar Lulung ketika dihubungi, Rabu (14/12/2016).

Lulung mengaku ia sudah melaporkan semua hartanya dalam program tax amnesty itu, baik harta bergerak maupun tidak bergerak. Selain itu, dia juga merasa aturan kewajiban lapor harta kekayaan bagi DPRD masih tumpang tindih.

Menurut Lulung, anggota Dewan tidak perlu melaporkan ke KPK karena bukan pejabat atau penyelenggara negara.

“DPRD bukan pejabat negara sedangkan yang wajib lapor itu kan pejabat penyelenggara negara. Sepengetahuan saya, sampai hari ini DPRD enggak termasuk karena dia enggak ada uang pensiun,” ujar Lulung. (Baca: Lulung: Aku Bukan Pejabat, Aku Wakil Rakyat, Jadi Tidak Wajib Laporkan Harta Kekayaan)

Hal ini terkait pernyataan terdakwa kasus dugaan suap raperda reklamasi dan pencucian uang, Mohamad Sanusi, yang baru tahu anggota DPRD termasuk penyelenggara negara yang wajib melaporkan harta.

Sanusi yang merupakan mantan anggota DPRD DKI belum pernah melaporkan harta karena merasa tidak mendapat imbauan dari Sekretariat Dewan dan Ketua Dewan.

 

Artikel Lain