Dunia

Ramai Diperbincangkan! Video PM Najib Desak RI Bantu Rohingya: Jangan Protes Ahok Saja!

Perdana Menteri Malaysia Najib Razak
Perdana Menteri Malaysia Najib Razak

Jurnalpolitik.com – Sebuah video PM Malaysia Najib Razak sedang berpidato ramai diperbincangkan di media sosial. Dalam video tersebut Najib memprotes kekerasan yang dialami etnis Rohingya di Myanmar. Yang uniknya, dia menyinggung Indonesia supaya tidak cuma mengurusi soal Ahok (Basuki Tjahaja Purnama) saja.

Video tersebut banyak diunggah di situs Youtube. Saat itu Najib sedang berpidato di depan ribuan orang di Stadium Titiwangsa, Kuala Lumpur, Malaysia, Minggu (4/12).

Dengan semangat berkobar-kobar dan suara lantang, Najib mengkritik keras pemimpin Myanmar Aung San Suu Kyi. Dia menyebut praktik kekerasan otoritas Myanmar terhadap minoritas muslim Rohingya sebagai genosida.

“Kita tahu bahwa tragedi Rohingya ini sesuatu yang amat dekat di hati kita. Kita akan lakukan apa saja, kita minta badan lain bertindak,” tegas Najib. Dia menyatakan bahwa penindasan terhadap etnis Rohingya juga merupakan masalah Malaysia sebagai negara yang mayoritas berpenduduk Islam.

Dalam video itu, Najib juga mengajak Presiden Joko Widodo (Jokowi) berperan aktif mengajak masyarakat Indonesia menghentikan kekerasan terhadap etnis Rohingya. Bahkan, Najib juga menyinggung nama Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Najib menyindir agar Indonesia tidak hanya memprotes soal kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan Ahok saja. Menurutnya, penindasan terhadap etnis Rohingya juga harus diperjuangkan Indonesia.

“Saya pun nak minta Presiden Jokowi, minta rakyat Indonesia berhimpun. Jangan protes Ahok saja. Ahok, Ahok lah! Rohingya mesti diperjuangkan di Indonesia. Mereka boleh berhimpun. Di Jakarta, himpun,” tegas Najib dengan nada bicara yang berapi-api.

Dalam unjuk rasa ini, PM Najib juga menyerukan intervensi internasional dari PBB, Mahkamah Pidana Internasional dan Organisasi Kerja Sama Islam untuk membantu warga Rohingya. Dia juga berharap negara-negara ASEAN ikut ambil bagian.

“Dunia tidak hanya bisa mengatakan, ‘lihat, ini bukan masalah kami’. Ini masalah kita semua! Saudara sekalian, kita akan terus bertindak, gunakan saluran apa saja. Kita harus terus melanjutkan tekanan,” ujar Najib.

Lihat video lengkapnya:

 

Artikel Lain