Hankam

Polisi Dalami Penyandang Dana Dugaan Makar Rachmawati Soekarnoputri dkk

Inspektur Jenderal Boy Rafli Amar
Inspektur Jenderal Boy Rafli Amar

Jurnalpolitik.com – Polisi akan mendalami penyandang dana dugaan makar oleh Rachmawati Soekarnoputri dan kawan-kawan. Sejauh ini penyidik masih terus mengolah data dan bukti yang ditemukan.

“Nanti kan masih dalam pemeriksaan semua, apakah ada uang-uang dari pihak lain. Apakah ada penyandang dana pasti didalami semua,” ujar Kadiv Humas Polri Irjen Boy Rafli usai konferensi pers di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Sabtu (3/11/2016).

Adanya kemungkinan tersangka lain, lanjut Boy, hal itu bisa saja terjadi. Semua itu tergantung dari penyidikan anggota di lapangan.

“Jadi tadi, kemungkinan tersangka lain dibilang mungkin, ya mungkin. Kita tunggu aja nanti perkembangan pemeriksaan yang lebih jauh. Barang bukti yang didapat atau alat bukti yang diperoleh penyidik itu nanti dijadikan bahan,” paparnya.

Sebelumnya polisi telah menetapkan ada 11 tersangka terkait dugaan makar pada aksi damai 212 kemarin, bukan 10 sebagaimana yang Polisi sebutkan sebelumnya.

“Semua itu ada 11, 2 itu UU ITE, 1 itu tentang penghinaan terhadap presiden, 8 itu terkait permufakatan jahat, makar, sebagaimana di pasal 107,” kata Kabag Penum Mabes Polri Kombes Martinus Sitompul dalam diskusi Polemik Sindo Trijaya di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (3/11/2016).

Di tempat terpisah, Kadiv Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar menyebut satu orang lagi yang belum disebut sebelumnya bernama Alvin Indra. Dia ditangkap di daerah Kedungwaringin, Tanah Sareal, Bogor, Jawa Barat.

“Ditangkap 2 Desember juga, beda jam. Berkaitan dengan pasal 107, merupakan yang terdeteksi juga,” ujar Boy soal Alvin.

Sehingga total yang ditangkap oleh polisi, yaitu:

1. Eko Suryo Santjojo
2. Adityawarman Thahar
3. Kivlan Zein
4. Firza Huzein
5. Rachmawati Soekarnoputri
6. Ratna Sarumpaet
7. Sri Bintang Pamungkas
8. Alvin Indra
9. Ahmad Dhani
10. Jamran
11. Rizal

Dari nama-nama itu, yang masih ditahan yaitu Sri Bintang Pamungkas, Jamran dan Rizal. Sementara lainnya sudah dibebaskan.

Delapan orang yang dibebaskan atas dasar pertimbangan subjektif polisi. Sementara tiga tersangka ditahan di Polda Metro Jaya untuk kepentingan penyelidikan.

 

Tuliskan Pendapat Anda

Powered by Facebook Comments

You Might Also Like