Pemilu, Pilkada

Begini Anies dan Ahok Berdebat Soal Pembangunan 6 Ruas Tol Dalam Kota

Ahok dan Anies
Ahok dan Anies

Jurnalpolitik.com – Kemacetan menjadi salah satu masalah utama yang harus diselesaikan oleh para pasangan calon gubernur/wakil DKI Jakarta. Bermacam program mereka keluarkan untuk solusi mengatasi masalah klasik tersebut.

Salah satunya adalah pasangan nomor urut 3, Anies Baswedan-Sandiaga Uno. Pasangan yang diusung oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Gerindra tersebut memiliki 13 langkah mengatasi kemacetan. Dikutip dari Twitter pribadi Anies Baswedan, @aniesbaswedan, salah satu langkah yang mereka tawarkan adalah mempercepat pembangunan tol lingkar luar (JORR) dan tidak membangun 6 ruas tol dalam kota (dalkot).

“Mempercepat pembangunan tol lingkar luar dan tidak membangun 6 ruas tol dalam kota yg akan menambah macet di Jakarta,” cuit Anies lewat akun Twitter-nya seperti dilihat detikcom, Jumat (25/11/2016).

Menanggapi program tersebut, calon gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menilai program Anies yang mempercepat pembangunan tol lingkar luar dan tidak membangun 6 ruas tol dalam kota karena membuat kemacetan adalah salah kaprah.

Sebab, jika ingin membangun jalan tol lingkar luar atau Outer Ring Road maka perlu pula dibangun 6 ruas tol dalam kota supaya memiliki jalur keluar masuk.

“Itu perdebatan sejak jamannya Pak Foke (Fauzi Bowo). Kalau itu teorinya betul makanya dulu Pak Foke menahan membangun. Padahal teori itu mengatakan kalau anda membangun Outer Ring Road maka anda harus ada 6 ruas tol dalam kota,” jelas Ahok di Rumah Lembang, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (25/11/2016).

“Untuk keluar masuk kalau Anda terjebak dalam lingkaran gimana? buat apa ada lingkaran elevated Kalau tidak ada networking jaringan elevated,” tambah cagub nomor urut 2 itu.

Kendati demikian, Ahok mengatakan pembangunan ruas jalan tol semata tidak dapat mengatasi permasalahan kemacetan yang ada di Jakarta. Sistem transportasi yang berbasis rel seperti Mass Rapid Transit (MRT) dan Light Rail Transit (LRT) juga dikebut Pemprov agar masyarakat beralih ke transportasi umum.

“Tentu saya juga percaya teori rasio jalan tidak akan menyelesaikan kemacetan makanya harus di selesaikan dengan berbasis rel tetapi namanya outer Ringroad dengan JORR dengan 6 ruas tol dalam kota harus bisa diselesaikan sesudah itu tidak perlu lagi bikin tol dalam kota,” tandasnya.

Tuliskan Pendapat Anda

Powered by Facebook Comments

Lainnya