Hukum

Kapolri: Sidang Kasus Ahok Akan Dilangsungkan Secara Terbuka Seperti Sidang Jessica

Kapolri Jenderal Tito Karnavian
Kapolri Jenderal Tito Karnavian (ANTARA FOTO/Wahyu Putro A/aww/15.)

Jurnalpolitik.com – Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengungkapkan nantinya proses persidangan kasus dugaan penistaan agama yang menjerat Gubernur DKI Petahana, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sebagai tersangka akan dilakukan secara terbuka seperti kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin.

Hal tersebut, menurut Tito, agar masyarakat bisa turut mengawasi. Diharapkan juga proses hukum akan tetap bisa berjalan dengan baik.

“Nantinya dalam proses persidangan akan digelar secara terbuka seperti kasus Jesicca,” kata Tito di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (16/11/2016).

Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian

Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian

Baca juga: Jadi Tersangka, MUI Sarankan Ahok Mundur dari Pilgub

Dia mengatakan setelah proses penyelidikan, penyidik akan segera menyerahkan berkas kasus ke kejaksaan.

“Kita sudah menggulirkan dengan langkah penyelidikan. Kita sesegera mungkin dan secepatnya (berkas ke kejaksaan),” ucapnya.

Ahok Ingin Sidang Terbuka Seperti Jessica Kumala

Sependapat dengan Tito, Ahok sendiri ingin kasusnya sesegera mungkin dilimpahkan Kejaksaan dan Pengadilan.

Dan Ahok berharap, saat pengadilan nanti kasusnya bisa disiarkan secara langsung melalui televisi. Sehingga masyarakat bisa melihat langsung prosesnya, dan menilai ada kejanggalan atau tidak.

“Kita akan ada proses pengadilan yang kita harapkan terbuka. Teman-teman TV juga bisa menyiarkan, kayak kopi sianidia Jessica Kumala, bisa ditonton semua,” ucap Ahok di Rumah Lembang, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (16/11/2016).

Ahok meminta agar para pendukungnya untuk tetap datang ke TPS pada 15 Februari 2017 agar bisa memenangkan Pilkada DKI Jakarta kali ini dalam satu putaran.

“Dan untuk teman-teman yang telah mendukung, saya harapkan tetap semangat, kita buat satu putaran!” tegas Ahok didampingi Djarot yang mengenakan kemeja kotak-kotak.

Ahok

Calon gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok saat blusukan ke Ciracas, Jakarta Timur, Selasa (15/11/2016).

Ahok menerima keputusan kepolisian menjadikannya tersangka, terkait kasus dugaan penistaan agama. Diketahui Ahok dijerat Pasal 156a Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) atas ucapannya terkait ayat 51 surat Al Maidah di Kepulauan Seribu pada 27 September 2016. (Baca: Ahok Dijerat UU ITE, Ini kata Pengamat)

“Saya terima kasih kepada kepolisian yang sudah proses. Tersangka ini, bagi saya sesuatu yang akan saya terima. Kita akan ikuti proses  hukum yang baik,” tutup Ahok. (Baca: Jadi Tersangka, Ahok: Terima Kasih kepada Kepolisian, Saya Terima)

Tuliskan Pendapat Anda

Powered by Facebook Comments

Lainnya