Dunia

Trump: Saya Tidak akan Menerima Gaji Presiden AS, Satu Dolar pun

Donald Trump
Donald Trump (REUTERS/Mike Segar)

Jurnalpolitik.com – Presiden Amerika Serikat yang baru, Donald Trump pernah satu kali mengatakan bahwa dirinya tidak akan menerima gaji sebagai seorang presiden, sepeser pun.

Trump mengatakannya pada 17 September 2015 silam, dalam suatu acara di Rochester, Negara Bagian New Hampshire.

“Hal pertama yang akan saya lakukan jika terpilih jadi presiden, saya tidak akan menerima gaji itu. Itu bukan masalah bagi saya,” kata Trump saat itu, sebagaimana dilansir koran the Daily Mail, Sabtu (12/11).

Seseorang lewat akun Twitter juga pernah menanyakan hal serupa. Dalam sebuah tayangan video pertanyaan itu muncul di akun Twitter Trump pada 21 September 2015.

“@realDonaldTrump, apakah Anda akan menerima gaji presiden jika terpilih?

Trump menjawab: “Soal gaji ini, saya tidak akan mengambilnya, satu dolar pun. Saya benar-benar akan menolak gaji jika saya jadi presiden..”

Dalam video itu juga Trump mengatakan dia membiayai sendiri kampanyenya selama ini.

Majalah Forbes memperkirakan kemarin total kekayaan pria dijuluki Raja Properti AS itu mencapai USD 3,7 miliar (RP 49 triliun).

Herbert Hover yang punya penghasilan jutaan dolar dari industri tambang dan John F Kennedy yang berasal dari keluarga kaya raya, keduanya menyumbangkan gaji mereka ketika menjabat presiden.

Dan kini setelah terpilih menjadi presiden, apakah dia tetap tidak akan mau menerima gaji sebagai presiden?

Dalam situs resmi pemerintah AS disebutkan, selama masa jabatannya, presiden akan menerima kompensasi sebesar USD 400 ribu (Rp 5,3 miliar) setahun, yang dibayarkan tiap bulan dan mendapat tunjangan sebesar USD 50 ribu (Rp 670 juta) untuk membantu tugas-tugas resminya.

Artikel Lain