Pemerintahan, Pemilu, Pilkada

Ahok Akhirnya Cuti, Habiburokhman dan ACTA Tumpengan di Balai Kota DKI: “Selamat Cuti untuk Selamanya buat Pak Ahok”

Habiburokhman dan Advokat Cinta Tanah Air (ACTA) menggelar tumpengan Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (26/10/2016).

Jurnalpolitik.com – Ada peristiwa menarik di Balai Kota Jakarta, tempat Gubernur Basuki T Purnama alias Ahok berkantor, Rabu (26/10). Pembina Advokat Cinta Tanah Air (ACTA), Habiburokhman, bersama dengan beberapa anggotanya mendatangi Balai Kota DKI Jakarta. Mereka membawa sebuah tumpeng nasi kuning lengkap dengan lauk-pauknya.

Rombongan Habiburokhman itu berencana untuk menggelar syukuran untuk kemenangan mereka terkait permohonan uji materi Ahok di Mahkamah Konstitusi (MK) soal ketentuan cuti kampanye bagi kepala daerah petahana. Tumpeng tersebut akan mereka berikan kepada Ahok serta mengucapkan selamat kepadanya yang bakal menjalani cuti kampanye.

tumpengan2

Tiba di depan pintu, mereka mengetuk pintu dan mengucapkan salam. Kedatangan mereka dihadang oleh staf pengamanan dalam (pamdal) Balai Kota.

“Pak, kami mau mengantarkan nasi tumpeng untuk Pak Ahok, mengucapkan selamat cuti untuk selama-lamanya buat Pak Ahok,” kata salah seorang anggota ACTA kepada staf pamdal, Sumarna.

Sumarna awalnya menawarkan ACTA untuk bertemu dengan Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Saefullah. Namun, mereka menolak dan ingin bertemu dengan Ahok selama lima menit.

Sumarna pun meminta mereka untuk duduk terlebih dahulu dan menunggu arahan selanjutnya. Mereka kemudian duduk kembali dan membaca doa yang dipimpin oleh Novel Bamukmin.

tumpengan4

Habiburokhman menegaskan, apa pun putusan MK dalam perkara Uji Materi UU Pilkada, dapat dipastikan Ahok tetap harus cuti tahun ini. “Karena putusan MK adalah putusan yang prospektif alias tidak berlaku surut,” ujarnya di Balai Kota DKI.

Politikus Gerindra itu mengatakan, surat keputusan (SK) Mendagri soal pelaksanaan cuti Ahok dan penunjukan pelaksana tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta berlaku efektif saat dimulainya masa kampanye pilkada serentak. Sementara, pada besok hari, masih akan dilakukan pengumpulan bukti terakhir dan kesimpulan terkait gugatan eks Bupati Belitung Timur itu di MK.

“Diperkirakan putusan MK baru akan keluar awal November 2016 dan itu berarti apapun putusannya baru akan berlaku untuk Pilkada yang akan datang,” ucap anak buah Praboso Subianto di Gerindra itu.

tumpengan

Pria yang pernah berjanji akan loncat dari Monas jika Ahok bisa mengumpulkan sejuta kartu tanda penduduk (KTP) dukungan untuk maju di jalur independen itu mengatakan, cutinya petahanan merupakan kemenangan rakyat Jakarta. Yakni demi menghindari penggunaan fasilitas dan keuangan negara.

Habiburokhman dan ACTA merupakan pihak terkait dalam uji materi UU Pilkada oleh Ahok di Mahkamah Konstitusi (MK). Ahok mengajukan uji materi Pasal 70 (3) UU Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada yang mengatur ketentuan cuti bagi petahana.

Habiburokhman meyakini bahwa uji materi Ahok tidak akan dikabulkan MK.

Artikel Lain