Pemerintahan

Balas Fadli Zon, Eva Sundari Tulis Puisi “Raisopopo Mung Kerjo”

Eva Kusuma Sundari
Eva Kusuma Sundari

Jurnalpolitik.com – Sebelumnya, Fadli Zon membacakan sajak berjudul ‘Raisopopo’ untuk menyindir pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla yang menurutnya belum memberi dampak positif selama dua tahun pemerintahan ini.

Sajak tersebut pertama kali ia bacakan pada 16 April 2014 yang lalu. Dengan sedikit modifikasi, Fadli kemudian membacakannya kembali saat  saat berkunjung ke redaksi detikcom, Jalan Warung Jati Barat Raya, Jakarta Selatan, Rabu (19/10/2016) kemarin. (Baca selanjutnya: Fadli Zon Bacakan Puisi Berjudul “Raisopopo” untuk Jokowi-JK)

Menanggapi sindiran politikus Gerindra tersebut, Politisi PDIP Eva Kusuma Sundari membalas dengan membuat puisi berjudul ‘Raisopopo Mung Kerjo’

Puisi tersebut ditulis Eva di kantor DPP PDIP pada Rabu (19/10/2016) malam kemarin.

Berikut ini puisi balasan Eva untuk Fadli Zon.

Raisopopo mung Kerjo

Katamu
Sejuta harapan
mimpi tanpa kenyataan
dendam yang harus terus ditabuhkan

Hanya bisa kujawab dengan Kerja
Aku memilih kerja
daripada bermain kata

Masih 2 tahun, kuhanya bisa
mengajak rakyat bekerja

Sehingga

Papua dalam benderang dan
kemudahan
Sumatra saling terhubung dan
tersambung

Indonesia Timur tumbuh mengejar
keterpisahan
Nelayan kembali menjadi penguasa
samudra

Petani mensyukuri berkah bumi yang
memberi panen raya
Kesejahteraan tidak dirampok inflasi
Pariwisata, rupiah, neraca kompak
menjadi perkasa

Kuakan lanjut bekerja sehingga
Sabang sama rasa dengan Merauke;
Muslim, Nasrani, Hindu, Budha,
Konghucu, penghayat tenang berdoa
untuk menyudahi sulutan kebencian
atas persatuan dalam keberagaman

Aku mung bisa kerjo

Maka,
tetaplah lantang bicara
Tapi sebaiknya dengan mata terbuka
Sehingga katamu bersambung fakta

Buka pula telinga
Sehingga katamu
Bersambung suara gebrakan
perubahan
bukan suara fatamorgana yang kau
ciptakan

Bukan pula dari keinginan atas
kegagalan yang kau bunyikan

Monggo makaryo..

Jakarta, 20 Oktober 2016
Eva Sundari

Lewat puisi tersebut, Eva mencoba menjelaskan bahwa Jokowi-JK menjawab semua kritikan dengan kerja. Dengan bekerja, Jokowi-JK bisa menumbuhkan harapan di tanah Papua, antar provinsi di Pulau Sumatera saling terhubung.

Tanpa bermain kata-kata, Jokowi-JK berhasil mewujudkan masyarakat Indonesia di bagian timur untuk mengejar keterpisahan. Nelayan-nelayan Indonesia yang sempat terpinggirkan, kini kembali menjadi penguasa.

“Indonesia Timur tumbuh mengejar keterpisahan. Nelayan juga kembali menjadi penguasa samudera,” kata Eva.

Eva pun meminta pengkritik pemerintahan Jokowi-JK menggunakan data valid saat ingin mengkritik. Dari data yang dia miliki, pemerintahan Jokowi-JK cukup bagus di 2 tahun usianya ini. “Dua tahun Jokowi-JK apresiasi masyarakat cukup signifikan meski dapat tekanan fiskal. Kita ada terobosan tax amnesty tersukses di dunia yang mendapat apresiasi IMF,” tambah Eva yang juga Sekretaris Badan Latihan Pusat DPP PDIP itu.

Tuliskan Pendapat Anda

Powered by Facebook Comments

Lainnya