Pemilu, Pilkada

Demokrat Berterimakasih Lulung Gabung ke Agus-Sylvi

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta yang juga Bakal Calon Gubernur DKI Jakarta Abraham Lunggana alias Lulung saat bersosialisasi di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, Minggu (15/5/2016). (Foto: Kompas)

Jurnalpolitik.com – Politisi PPP Jakarta Abraham Lunggana menyatakan dukungannya untuk pasangan Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni.

Ketua Umum Partai Demokrat Syarief Hasan mengungkapkan, Lulung — sapaan akrab Lunggana — hadir menemui Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Puri Cikeas, Minggu (16/10) kemarin. SBY pun menyatakan rasa terimakasihnya kepada Lulung.

“Pak SBY berterimakasih karena ini tujuannya untuk perubahan. Kami mengharapkan dukungan ini betul-betul membuat perubahan untuk Jakarta,” kata Syarif di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (17/10/2016).

Partai Demokrat mengklaim bergabungnya Lulung akan membawa serta konstituennya untuk menyukseskan Agus-Sylvi di Pilgub DKI 2017.

“Yang hadir itu semua dengan tim-timnya dan konstituennya menyatakan mendukung Agus-Sylvi,” kata Syarief, Senin (17/10/2016).

lulung dan sby

Partai Demokrat memberikan apresiasi terhadap sikap Lulung. Tokoh PPP seteru Ahok itu mengharapkan pemimpin tegas yang bisa melibatkan rakyat kecil dalam pembangunan Jakarta.

“Mereka mengharapkan pemimpin tegas, mengedepankan pendekatan kepada rakyat,” kata Syarief.

Salam Komando Lulung-Agus Yudhoyono

Kehadiran Lulung di tengah Agus-Sylvi pertama kali pada Selasa (11/10/2016) lalu. Kala itu, pasangan yang diusung oleh Partai Demokrat, PPP, PKB, dan PAN ini sedang silaturahmi dengan anak-anak yatim.

Foto: Yudhistira Amran Saleh/detikcom

Foto: Yudhistira Amran Saleh/detikcom

Lulung yang datang saat acara berlangsung mengagetkan Agus dan Sylvi. Agus menyambut Lulung dengan salam komando, sementara Sylviana yang kala itu berulang tahun juga memberikan potongan kue spesial untuk Lulung.

“Wah ini surprise sekali Bang Lulung datang ya. Apalagi beliau anak Betawi asli juga. Makasih bang,” ungkap Sylviana Murni.

Kehadiran Lulung pun membuat Agus senang. Wajar saja, Lulung selama ini berseberangan dengan PPP kubu Romahurmuziy yang mengusung Agus.

“Bang Lulung kan tokoh Betawi juga. Ya perasaan saya senang,” imbuh Agus.

Pertemuan singkat itu berlangsung tak lama setelah PPP Djan menyatakan dukungan ke Ahok. Lulung seakan ingin menunjukkan bahwa dia punya pilihan berbeda.

“Kalau secara pribadi, kita dukung, jelas, garis besarnya tahu. Saya anak tentara dan anak Betawi. Anda sudah ngerti kan? Kalau saya kemari Anda sudah ngerti,” tegas Lulung.

Keakraban Lulung dengan gerbong pendukung Agus-Sylvi tidak berhenti sampai di situ. Pada Minggu (16/10) lalu, Lulung membawa rekan-rekannya di PPP ke Cikeas untuk bertemu Ketum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono.

Pertemuan Lulung dan SBY ini dianggap sebagai tanda bahwa Djan Faridz sudah ditinggalkan loyalisnya. Dukungan ke Ahok pun tidak banyak artinya.

“Selama ini yang saya katakan bahwa Djan hanya didukung segelintir orang saja dalam soal dukungan terhadap Ahok adalah sebuah fakta yang tidak terbantahkan bahwa seluruh struktur maupun akar rumput kultural PPP tidak mendukung Ahok,” kata Sekjen PPP kubu Romahurmuziy, Arsul Sani saat dihubungi, Senin (17/10/2016).

Artikel Lain