Nasional, Pemilu, Pilkada

Djan Faridz Dukung Ahok-Djarot, Lulung: Tetap Tolak Ahok

Dari kiri Ketua DPW PPP DKI Jakarta, Abraham Lunggana "Lulung", Ketua DPP PPP hasil Muktamar Jakarta Djan Faridz dan Ketum PBB Yusril Ihza Mahendra di rumah Djan, Jalan Borobudur, Jakarta Pusat, Sabtu (9/4/2016). PPP hasil Muktamar Jakarta mendukung Yusril maju sebagai calon gubernur dalam Pilkada DKI Jakarta 2017.

Jurnalpolitik.com – Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kubu Djan Faridz telah resmi menyatakan dukungannya untuk pasangan cagub/cawagub petahana Basuki T Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat. Meski demikian, politisi PPP Abraham Lunggana yang selama ini loyal dengan Djan bersiukukuh dengan keputusannya semula, yakni menolak Ahok.

Pria yang akrab disapa Haji Lulung itu tidak mau mendukung Ahok meski sebelumnya sempat menyebut dirinya loyal dan mendukung keputusan DPP.

“Kita harus menghormati keputusan partai. Itu memang pilihan yang sudah ditetapkan DPP. Kami Haji Lulung yang seperti masyarakat luas tahu memang kontroversi dengan Ahok. Kami juga harus mengambil keputusan tidak mendukung Ahok,” tandas Haji Lulung saat berbincang dengan detikcom, Jumat (7/10/2016).

Seperti diketahui PPP pimpinan Romahurmuziy mengusung Agus Harimurti-Sylviana Murni di Pilgub DKI. Sementara itu Djan mengklaim Haji Lulung belum menyatakan dukungan untuk pasangan calon Agus-Sylvi. Apalagi dalam pertemuan Silatnas atau Silaturahmi Nasional dengan DPW se-Indonesia Haji Lulung disebut loyal dan setia pada apapun putusan DPP. Lantas apakah dengan sikap ini Haji Lulung tidak menghormati keputusan DPP? (Baca: PPP Djan Faridz Resmi Dukung Ahok-Djarot, Bagaimana dengan Lulung?)

“Itu kan saya dan Pak Djan memang loyal dengan beliau, kita saling menghargai. Tapi kalau menyangkut itu (dukungan untuk Ahok) saya tidak, apalagi selama ini saya dikenal masyarakat tidak sejalan dengan Ahok. DPP harus menghormati keputusan saya,” tukasnya.

 

Artikel Lain