Nasional, Pemilu, Pilkada

Dianggap Paksa Agus Yudhoyono Keluar dari TNI, Ani Yudhoyono: Tuduhan Sangat Menyakitkan

ani

Jurnalpolitik.com – Melalui kolom komentar Instagram miliknya, Ani Yudhoyono menjawab tudingan netizen yang mengatakan kalau ia dan SBY memaksa Agus Yudhoyono, Sabtu (24/9/2016).

Dalam balasannya Ani Yudhoyono menjawab kalau tuduhan tersebut sangatlah menyakitkan.

Berawal dari postingan Ani Yudhoyono terbaru ia bersama suaminya, Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono naik kereta api menuju Jawa Tengah.

“Perjalanan dengan Kereta Api yang sangat menyenangkan menuju Jawa Tengah”, 24 September 2016.”

“Wonderful journey by train to Central Java”, 24 September 2016.”

“#travel #train”

Demikian tulisnya di akun Instagram @aniyudhoyono.

“Perjalanan dengan Kereta Api yang sangat menyenangkan menuju Jawa Tengah”, 24 September 2016. ➖ “Wonderful journey by train to Central Java”, 24 September 2016. #travel #train

Mendadak postingan foto yang menunjukkan Ani dan SBY duduk bersama sementara di belakangnya deretan kerabat-kerabat yang mengikuti perjalanan ini mendapat banyak respon netizen.

Melalui kolom komentar banyak komentar-komentar sopan namun berisi tudingan kalau Agus Yudhoyono dipaksa kedua orangtuanya yakni dia dan SBY.

Berikut beberapa tudingan netizen.

“Ibu sebenarnya saya kecewa, Mas Agus jadi korban ego pak SBY dan elite politik lainnya.”

“Saya sangat mengagumi pak SBY, bahkan saya voter pak SBY. baru kali ini saya tidak setuju dengan keputusan bapak. saya kagum sama mas Agus yg berani berkorban.”

“Sungguh prajurit yg luar biasa. semoga pengorbanannya tidak sia2. Membela negara banyak caranya, mudah2an membawa harapan baru bagi Indonesia, dan jika terpilih semoga bisa melanjutkan yg sudah baik, dan memperbaiki yg kurang.”

“Sayang saya mah orang Bandung, ga bisa memilih mas Agus. I love you Full bu, dibalik suksesnya mas Agus dan Pak SBY, ada ibu Ani yg hebat. Good luck,” tulis akun dengan @voocha.

“Keputusan anak yang saking sayangnya sama orangtua… Sedih bu, sedih luar biasa. Yakin, pak Agus masih menangis dalam hati sampai detik ini…” Tulis @grasiaratih.

“Bu ani, knp mas agus di suruh jd calon gubernur dki? Mas agus kan bagusnya di militer. Sayang sekali bu.” Tanya akun @indrajuwisa.

Itu hanya beberapa contoh pertanyaan-tudingan soal paksaan pada Agus Yudhoyono.

Masih ada ratusan komentar lainnya yang senada.

Netizen mengucapkan pertanyaan serta tudingan dengan cara yang sopan namun tentu menjadi ‘beban’ bagi Ani Yudhoyono.

Ani yang merasa ia dan suaminya memaksakan kehendak tidak terima dengan tuduhan tersebut dan mengaku tudingan tersebut sebagai suatu hal yang menyakitkan.

Berikut jawaban Ani Yudhoyono.

Pertanyaan mengapa Agus berhenti/ pensiun dini dari dinas militer, hanya Agus yang paling tepat untuk menjawabnya.”

“Tuduhan kalau dipaksa oleh orang tua, sangat menyakitkan.”

“Saya kira, tak satupun orang tua yang ingin mengorbankan anaknya. Pak SBY dan saya tak pernah menekan Agus dan Ibas sejak dulu.”

“Keputusan dan pilihan Agus sepenuhnya diambil oleh Agus dengan segala resiko dan konsekuensinya.”

“Pak SBY dan saya selalu mendukung cita2, niat baik dan tulus anak2 yang kami tahu untuk kepentingan rakyat.”

“Terima kasih atas pengertiannya. Cinta kami untuk rakyat Jakarta dan Indonesia.”

Demikian tulis @aniyudhoyono di kolom komentar di antara 770 komentar netizen (sebelum berita ini diunggah).

Seperti diketahui sebelumnya Agus Yudhoyono memutuskan pensiun dini dari militer untuk menerima pinangan Poros Cikeas yakni Partai Demokrat, PAN, PKB dan PPP.

Agus berpasangan dengan Sylviana Murni seorang pejabat Pemprov DKI Jakarta yang juga harus mundur dari jabatannya.

Sylviana notabene bawahan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) harus meminta izin dan mundur dari jabatannya dan kini menjadi rival Ahok di Pilkada DKI Jakarta.

Artikel Lain