Nasional, Pemerintahan

Wali Kota Risma Ngamuk Saat Sidak Layanan e-KTP

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini baru-baru ini melakukan inspeksi mendadak (sidak) pelayanan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) di Surabaya.

Wanita yang akrab disapa Risma ini memang terkenal tegas jika melakukan sidak ke berbagai instasi pemerintahan jika menemukan sesuatu yang ganjil.

Seperti sidak yang baru-baru ini ini dilakukan Risma, apa yang ditemukan Risma di kantor Disdukcapil Surabaya membuat dirinya naik pitam.

Emosi Risma meledak dan langsung menumpahkan kekecewaanya kepada Kepala dan pejabat teknologi informasi Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Surabaya.

Dalam Sidak yang diikuti jurnalis Kompas TV, Risma mempermasalahkan perihal software e-KTP yang tidak beroperasi secara benar.

Risma menemukan keluhan seorang warga yang mengaku dipersulit lantaran harus pulang-pergi demi mengurus e-KTP.

Melihat hal tersebut Risma langsung mempertanyakan perihal software yang digunakan untuk melakukan perekaman data e-KTP.

“Kenapa harus bolak-balik dia, software-nya nggak bisa kah nututi kayak gitu?,” ujar Risma kepada Kepala Disdukcapil.

Tidak mendapatkan jawaban yang diinginkan, Risma kemudian meminta Kepala Disdukcapil untuk memanggil Pejabat Teknologi Informasi yang menangani permasalahan software tersebut.

Risma mulai emosi dengan nada suara tinggi serta mengeluarkan kata-kata kasar.

Wanita berusia 54 tahun ini marah kepada petugas Disdukcapil lantaran dianggap tidak profesional dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Emosi Risma kian memuncak saat ahli IT yang dicarinya tak kunjung datang. Hingga akhirnya Risma memutuskan untuk pergi mencari ahli IT tersebut.

Setelah bertemu, Risma langsung memarahi para petugas Disdukcapil.

“Kita dosa loh sama orang-orang itu, selama ini selalu kalian tutup, ngerti nggak!,” ujar Risma dengan nada tinggi.

Risma merasa malu dengan kinerja petugas Disdukcapil yang dianggap tidak profesional.

“Kalau ada apa-apa di jalan menimpa warga yang wira-wiri cuma untuk mengurus e-KTP, kalau sampai kecelakaan. Apa kamu nggak dosa!” geram Risma sembari menunjuk salah satu petugas.

Beragam komentar pun kemudian disampaikan oleh netizen.

Mulai dari memuji tindakan Risma, seperti yang disampaikan oleh Chrisentya Susanti, “hebat bisa meluapkan emosi. aku gereget jdnya nih,” tulisnya.

Ada pula yang menyampaikan agar Risma tidak perlu meluapkan emosinya di hadapan publik.

“tapi amarah ngga perlu diekspoitasi di depan publik , cukup dibicarakan secara santun dan arif secara internal . kalau gini tidak ada wibawa dan jadi tontonan publik . cara menasehati sebagai seorang ibu tidak mesti dengan teriak teriak begini ah ….he he he emang gaya bu risma kalee,” tulis Winda.

 

Artikel Lain