Dunia

Simak “Perang Tweet” Menarik Duo Capres AS, Hillary dan Trump

Jurnalpolitik.com – Pertarungan merebut jabatan tertinggi di Amerika Serikat belum resmi dimulai. Namun dua calon presiden (capres) Hillary Clinton dan Donald Trump telah mulai berperang lewat kata-kata di akun Twitter.

Bermula dari sokongan resmi Presiden Barack Obama terhadap capres asal partainya, Demokrat, Hillary Clinton, Kamis, 9 Juni 2016 waktu setempat. Dukungan itu langsung disambar oleh Trump yang merupakan calon dari Partai Republik dengan ejekan.

“Obama just endorsed Crooked Hillary. He wants four more years of Obama, but nobody else does, (Obama baru saja mendukung Crooked Hillary, dia inginkan empat tahun lagi bagi Obama, tapi tidak seorang pun yang mau)” ujar Trump dalam akun Twitter-nya, @realDonaldTrump yang di-retweet hingga 21 ribu kali. Sejak kampanye dimulai Trump mengolok Clinton dengan sebutan “Crooked Hillary“.

Cuitan itu langsung dibalas akun Twitter resmi Clinton, @HillaryClinton, “Delete your account. (Hapus akunmu) twitter.com/realDonaldTrump…” cuit Clinton yang memiliki lebih dari 6,7 juta pengikut di Twitter.

Hanya dalam hitungan menit, frasa itu menjadi populer. Cuitan paling populer Clinton, dengan lebih dari 194 ribu retweet dan 213 ribu penyuka (like).

Meskipun, cuitan itu tidak dibubuhi dengan “-H” yang berarti tulisan tersebut tidak ditulis oleh Clinton sendiri.

Trump kembali membalas tweet yang dilontarkan oleh Clinton dengan mengutip penggunaan server email pribadi Clinton yang kontroversial saat menjabat sebagai Sekretaris Negara AS.

“How long did it take your staff of 823 people to think that up, and where are your 33,000 emails that you deleted? (Berapa lama 823 staf kamu memikikirkannya dan dimana 33 ribu email yang kamu hapus?)” kata Trump.

Sebelumnya, Obama menyatakan dukungannya kepada Clinton secara resmi melalui sebuah video yang dirilisnya kemarin siang. “Saya tahu bagaimana beratnya pekerjaan ini. Faktanya, saya tidak menemukan orang lain yang masuk dalam kualifikasi untuk memimpin kantor ini,” ujar Obama.

“Saya ingin Anda yang telah bersama saya sejak awal perjalanan yang luar biasa ini untuk menjadi yang pertama tahu bahwa Saya bersama dengan dia,” kata Obama. “Saya sangat bersemangat dan saya tidak sabar untuk keluar dari sini untuk berkampanye dengan Hillary.”

Artikel Lain